5 Rukun Haji, Beserta Akibatnya Jika Tidak Menjalankannya

Apa saja rukun haji yang harus dijalankan untuk calon jamaah haji?

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 03 November 2021 | 15:47 WIB
5 Rukun Haji, Beserta Akibatnya Jika Tidak Menjalankannya
Para jemaah ibadah haji tampak mengeliling Kabah, ini adalah tahun kedua ibadah haji di masa pandemi. (Foto: AFP)

1. Ihram

Ihram yakni berniat untuk melaksanakan haji. Dalam salat niat itu diwajibkan, begitu juga dalam ibadah haji. Hal yang perlu diperhatikan adalah tempat dan waktu miqat. Sebab hal ini akan berkaitan erat dengan wajib haji.

Kemudian dianjurkan untuk mandi, memakai wangi-wangian, salat dua rekaat dan menggunakan pakaian ihram bagi laki-laki.

2. Wuquf

Baca Juga:Pemerintah Klaim Rp153 Triliun Dana Haji Warga Indonesia Aman

Wuquf dilakukan di bukit Arafah. Waktu pelaksanaanya mulai zuhur tanggal 9 Dzulhijah hingga waktu subuh 10 Dzulhijah. Jemaah bisa melaksanakan waktu siang hingga magrib atau malam hari hingga menjelang subuh.

3. Thawaf Ifadhah

Setelah wukuf di Arafah, jemaah menuju ke Masjidil Haram untuk mengelilingi ka'bah sebanyak tujuh kali. Putaran dimulai dari arah letak Hajar Aswad dan Ka'bah berada di sisi kiri badan jemaah haji. Sistem memutarnya berlawanan dengan arah jarum jam.

4. Sa'i

Sa'i merupakan kegiatan berjalan antara bukit Shafa dan Marwa sebanyak tujuh kali. Dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwa. Membaca niat dengan khusyuk dan jalan sebanyak tujuh putaran merupakan syarat dari Sa'i. Setiap putaran dilakukan secara berturut-turut.

Baca Juga:Sejarah Perang Padri, Tuanku Imam Bonjol Diasingkan 27 Tahun di Tempat Berbeda

5. Tahallul

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini