facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diterjang Tanah Longsor Trenggalek, Satu Rumah Hancur

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 03 November 2021 | 23:53 WIB

Diterjang Tanah Longsor Trenggalek, Satu Rumah Hancur
Petugas gabungan dan warga membersihkan material longsor yang menimpa sebagian rumah milik Bakat di Ngleban, Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Trenggalek, Rabu (3/11/2021). [ANTARA/HO - Masangga]

Tidak ada korban dalam peristiwa tanah longsor itu. Namun kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

SuaraJatim.id - Satu unit rumah warga di Desa Karangrejo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, dilaporkan hancur diterjang tanah longsor. Tidak ada korban dalam peristiwa itu. Namun kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

Longsor dengan tinggi 5 meter dan lebar 14 meter yang menimpa dinding bagian kamar rumah warga di RT 28/RW 09 itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Wilayah Kecamatan Kampak diguyur hujan deras sejak Selasa (2/11) mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Pasca bencana, sejumlah warga dibantu TNI dan Polri kemudian bergotong-royong membersihkan material longsor yang menimbun sebagian rumah milik Bakat di Dusun Ngleban, Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak.

"(Tadi) anggota sudah di lokasi. Bersama TNI dan warga sekitar bergotong-royong membantu membersihkan material longsor yang masuk hingga dalam rumah korban," kata Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera di Trenggalek, mengutip dari Antara, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga: Dilaporkan Hilang Tenggelam, Nelayan Trenggalek Ditemukan Tak Bernyawa

Selain meringankan beban korban yang tertimpa musibah, keberadaan petugas sekaligus meminimalisir risiko jatuhnya korban saat proses evakuasi.

“Kami upayakan bisa selesai secepatnya,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan memasuki peralihan musim kering (kemarau) ke musim hujan (penghujan).

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati. Terutama bagi yang bertempat tinggal atau berdomisili di wilayah pegunungan dan memiliki rumah yang bersebelahan dengan tebing tanah serta berada di daerah aliran sungai,” katanya.

Dwiasi meminta untuk segera melapor kepada tiga pilar atau kantor polisi terdekat jika terjadi bencana alam. 

Baca Juga: Hujan Angin, Atap SD Dongko Trenggalek Ambruk, Diduga Kayu Sudah Lapuk

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait