facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Debit Air Kali Lamong Mulai Naik, BPBD Gresik Siaga Banjir

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 04 November 2021 | 22:26 WIB

Debit Air Kali Lamong Mulai Naik, BPBD Gresik Siaga Banjir
Ilustrasi banjir, Gresik siaga banjir. [Pixabay]

Tercatat ada empat desa di Kecamatan Balongpanggang dan satu desa di Benjeng yang mengalami banjir akibat naiknya debit tersebut, namun tidak parah seperti tahun sebelumnya.

SuaraJatim.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Jawa Timur, siaga banjir. Ini merespon naiknya debit air Kali Lamong di wilayah setempat.

"Akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu Kali Lamong, menyebabkan tinggi muka air Kali Lamong saat ini naik signifikan,” ujar Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito di Gresik, mengutip dari Antara, Kamis (4/11/2021).

Ia melanjutkan, akibat naiknya debit Kali Lamong membuat jalan lingkungan Desa Lundo tergenang air setinggi lutut kaki orang dewasa, termasuk, menggenangi area persawahan yang ada di desa setempat seluas 15 hektare.

Kekinian, BPBD Gresik terus melakukan koordinasi guna pendataan dan monitoring lebih lanjut.

Baca Juga: Bapak dan Anak Tertimbun Rumahnya yang Hancur Diterjang Banjir Bandang Kota Batu

"Memang luapan Kali Lamong itu sudah menjadi momok tahunan warga Gresik selatan. Apabila musim hujan datang, Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, hingga Cerme memiliki potensi besar kebanjiran," katanya.

Tercatat ada empat desa di Kecamatan Balongpanggang dan satu desa di Benjeng yang mengalami banjir akibat naiknya debit tersebut, namun tidak parah seperti tahun sebelumnya.

"Sungai sepanjang 64 kilometer juga mulai meluap menggenangi jalan dan area persawahan di dua kecamatan. Untuk desa terdampak di Kecamatan Benjeng adalah Desa Lundo," katanya.

Tarso mengaku, dirinya telah melakukan mitigasi daerah rawan bencana, bahkan, sejumlah perahu darurat juga sudah disiagakan dan berada di desa-desa.

“Petugas kami terus memantau ketinggian air di Kali Lamong, saat ini debit air kali sudah meningkat tapi di beberapa titik masih aman," katanya. (Antara)

Baca Juga: Banjir Bandang Kota Batu Dipicu Kondisi Hutan Lindung Gunung Arjuna yang Kritis

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait