alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hari Ini Ribuan Bonek Jadi Gelar Demonstrasi, Tuntut Revolusi Sepakbola Indonesia

Muhammad Taufiq Kamis, 25 November 2021 | 16:30 WIB

Hari Ini Ribuan Bonek Jadi Gelar Demonstrasi, Tuntut Revolusi Sepakbola Indonesia
Siang ini Bonek gelar demonstrasi gede-gedean [Foto: Beritajatim]

Permintaan polisi agar Bonek menunda rencana aksi demontrasinya tidak dipedulikan suporter klub Persebaya Surabaya tersebut.

SuaraJatim.id - Permintaan polisi agar Bonek menunda rencana aksi demontrasinya tidak dipedulikan suporter klub Persebaya Surabaya tersebut.

Hari ini, Kamis (25/11/2021) ribuan bonek benar-benar menghijaukan Kota Surabaya. Mereka menggeruduk kantor Gedung Negara Grahadi.

Tak lupa dalam aksinya para bonek tersebut menyalakan flare warna merah dan hijau serta biru. Ribuan Bonek terlihat sudah menyebar di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, sejak pukul 12.00 WIB.

Tak lama kemudian, massa dalam jumlah besar mulai datang pada pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Bonek Surabaya Berencana Demo Besar-besaran Hari Ini, Tapi Polisi Minta Ditunda

"Kita di sini berkumpul untuk membuat sepakbola di Indonesia lebih baik. Salam satu nyali wani," ucap orator di mobil komando.

Dikutip dari Beritajatim.com, jejaring media suara.com, pengamanan dari kepolisian, Satpol PP, Linmas, dan petugas gabungan sudah bersiaga untuk mengamankan jalannya demo.

Tampak pagar berduri sudah dipasang di depan kantor Grahadi.  Dengan mengenakan baju serba hitam dan hijau, para Bonek tersebut mulai meneriakan chants yang biasa dinyanyikan ketika Persebaya Surabaya melakukan pertandingan.

Sebelumnya, polisi mengimbau agar Bonek menunda rencana aksi hari ini. Hal itu disampaikan Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Akhmad Y Gunawan.

Ia mengatakan, sepanjang Kamis akan ada tiga rencana kegiatan demonstrasi di Surabaya. Ia memastikan tiga kegiatan aksi unjuk rasa itu mendapatkan pengamanan dari kepolisian.

Baca Juga: Catat! Daftar Larangan Tahun Baru 2022 dan Natal 2021 di Surabaya

Namun menurut dia, ada baiknya salah satunya ditunda dulu agar personel kepolisian bisa fokus melakukan pengamanan pada aksi unjuk rasa buruh yang melibatkan massa cukup besar, massa 6.000 orang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait