Surah Al Ashr, Golongan Orang yang Tidak Akan Merugi Kelak

Saat itu orang Arab Jahiliyah tengah bersantai di waktu ashar. Mereka saling berbincang yang berakhir saling singgung dan terjadi perselisihan.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 02 Desember 2021 | 15:42 WIB
Surah Al Ashr, Golongan Orang yang Tidak Akan Merugi Kelak
Surah Al Ashr

SuaraJatim.id - Surah Al Ashr merupakan surah yang berada di Al Quran juz 30. Menurut Syekh Muhammad Abduh, surah ini turun sebagai respon yang dilalukan oleh orang arab Jahiliyah. Saat itu orang Arab Jahiliyah tengah bersantai di waktu ashar. Mereka saling berbincang yang berakhir saling singgung dan terjadi perselisihan.

Surah ke-103 dalam Al Quran ini membahas mengenai orang-orang yang akan mengalami kerugian kelak di hari akhir. Surah yang tergolong dalam Makiyah atau turun di Mekah ini terdiri dari tiga ayat.

Nama Al Ashr diambil dari ayat pertama dalam surah ini yang memiliki arti waktu atau masa. Atas kejadian itu, orang jahiliyah itu mengutuk waktu Ashar.

Lalu Allah SWT menurunkan surah ini untuk peringatan. Allah menegaskan jika yang salah bukan waktu Ashar, melainkan mereka sendiri yang salah.

Baca Juga:Pria Tempelkan Kelamin ke Al-Qur'an di Medan Jadi Tersangka, Ini Tampangnya

Lalu dalam surah itu dijelaskan orang-orang yang merugi.

Ilustrasi berdoa (pixbay)
Ilustrasi berdoa (pixbay)

Berikut lafaz latin Surah Al Ashr beserta artinya:

1. Waal’ashri

"Demi masa"

2. Innal insaana lafii khusrin

Baca Juga:Surah Al Qiyamah, Kepastian Hari Kiamat dan Peringatan untuk Orang Musyrik

"Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian"

3. Illaal ladziina aamanuu wa’amiluushshaalihaati watawaasaw bialhaqqi watawaasaw bishshabri

"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran"

Dalam ayat pertama Allah bersumpah dengan masa, yakni pada malam dan siang hari. Dua waktu itu merupakan ladang untuk beramal dan berbuat.

Jumhur ulama atau kesepatakan ulama mengatakan jika modal manusia dalam kehidupan adalah umur yang diberikan Allah. Jika di dunia memperbanyak amal baik akan beruntung, namun jika diisi dengan perbuatan buruk, pada akhirnya akan merugi.

Pada ayat kedua dijelaskan bahwa semua manusia berada dalam keadaan yang rugi. Meski selama di dunia orang itu banyak harta dan tinggi kedudukannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak