SuaraJatim.id - Sejak beberapa waktu lalu ribuan paket sembako dengan gambar Puan Maharani memang disebar ke pelosok daerah di Jawa Timur ( Jatim ).
Setelah politisi Indah Kurnia membagikan 2 ribu paket sembako bergambar puan ke warga Sidoarjo pada 28 Desember 2021 lalu, kini giliran 10 ribu paket sembako bergambar Puan digelontor ke seluruh daerah di Madura.
Puan Maharani merupakan politikus PDI Perjuangan, putri dari Megawati Soekarnoputri yang sekarang menjabat sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Paket sembako bergambar Puan tersebut didistribusikan secara serentak ke seluruh wilayah Madura mulai dari Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sampang hingga Sumenep.
Baca Juga:Bagi-bagi Paket Sembako Gambar Puan Maharani: Sejak Awal Jadi Tanda Tanya
"Total paket sembako di Madura sebanyak 10 ribu paket bantuan bagi warga kurang mampu, tiap DPC PDI Perjuangan se-Madura, mendistribusikan 1.500 paket sembako," kata Ketua Relawan Puan Maharani Pamekasan Shodik, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Sabtu (01/01/2021).
"Sedangkan untuk relawan di setiap kabupaten mendistribusikan sebanyak seribu paket sembako," katanya menambahkan.
Soal sembako bergambar puan ini memang sempat menjadi isu hangat di tengah masayarakat. Bermula dari munculnya surat edaran agar anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan wajib membagikan sembako dibungkus tas bergambar Puan Maharani kepada masyarakat.
Sembako harus diberikan langsung oleh anggota dan disebutkan sebagai 'sumbangan Puan Maharani'. Menanggapi hal itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR Hendrawan Supratikno mengatakan fraksinya melakukan inisiatif konkret sebagai rangkaian ekspresi solidaritas kepada struktur partai dan masyarakat.
"Ini ekspresi solidaritas dan kepedulian fraksi kepada struktur partai dan masyarakat di akar rumput," katanya seperti dikutip dari suara.com.
Baca Juga:Rekomendasi 4 Warung Madura di Malang, Cocok Buat Kalian yang Lagi Liburan
Namun peneliti Formappi Lucius Karus mempertanyakan tujuan pencantuman gambar Puan Maharani dalam tas sembako yang dibagi-bagikan kepada warga di daerah.
"Kalau yang dilakukan FPDIP ini entah tujuannya apa? Mau kampanyekan Puan untuk urusan apa? Apakah jabatan Puan sebagai ketua DPR dan pembina FPDIP memang tak dikenal sehingga anggota fraksi PDIP diminta untuk mensosialisasikan dirinya?" kata Lucius, Jumat (24/12/2021).
Lucius bertanya-tanya, apakah pembagian sembako dengan kemasan bergambar Puan memiliki kaitan dengan pemilu 2024. PDI Perjuangan diduga Lucius sedang mengupayakan meningkatkan elektabilitas Puan lewat kegiatan itu.
"Atau ini kampanye dini untuk kepentingan pemilu 2024? Jadi katakanlah ini respons FPDIP atas tingkat elektabilitas Puan di survei-survei yang selalu sangat rendah?" ujar Lucius.