facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Unesa Menonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 11 Januari 2022 | 06:20 WIB

Unesa Menonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Ilustrasi pelecehan seksual dosen Unesa. [pixabay/Gerd Altmann]

Penonaktifan dosen terduga pelaku pelecehan seksual itu disampaikan Humas Unesa Vinda Maya, Senin (10/1/2022).

SuaraJatim.id - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan seorang dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum berinisial H. Ini buntut kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukannya.

Penonaktifan dosen terduga pelaku kasus pelecehan seksual itu disampaikan Humas Unesa Vinda Maya, Senin (10/1/2022). Dijelaskannya, keputusan itu diambil berdasarkan rapat antara pimpinan universitas dan tim investigasi.

“Selama proses investigasi, demi kelancaran pemeriksaan, terduga pelaku dinonaktifkan per 10 Januari 2022,” ujarnya mengutip dari Beritajatim.com --jejaring media Suara.com.

Unesa, lanjut dia, juga membentuk tim investigasi dari unsur jurusan hukum dan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). Tim ini diharapkan dapat dengan cepat dan tepat menyelisik kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.

Baca Juga: Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen Pembimbing Skripsi Pada Mahasiswi UNESA di Surabaya

“Tim sudah melakukan pemanggilan dan meminta keterangan kepada terduga pelaku dan penyintas. Kami terus membuka kemungkinan-kemungkinan jumlah korban. Untuk pelaku juga masih proses investigasi,” tambahnya.

Ia menambahkan, Unesa memberikan perlindungan kerahasiaan identitas korban pelecehan seksual. Selain itu, juga memberikan pendampingan psikologis dan pendampingan hukum kepada para penyintas.

“Ketika korban ingin membawa kasus ini ke ranah hukum, kami akan melakukan pendampingan dan upaya terbaik. Yang jelas, kampus sangat berkomitmen, bahwa kami sangat pro melindungi korban, dan berkomitmen terhadap apapun yang berkaitan dengan pelecehan seksual di kampus,” tegasnya.

Satgas PPKS membuka layanan pengaduan bagi seluruh civitas akademika Unesa melalui nomor 082142815124.

“Kami menyadari, tetap ada kemungkinan kasus atau pelaku dan penyintas lain. Karena itu kami mengharap kerjasama dari seluruh civitas akademika dalam penuntasan kasus-kasus kekerasan seksual untuk mewujudkan Unesa yang nol kekerasan seksual,” pungkasnya.

Baca Juga: Wakil Ketua DPR Sidak Polsek, Pastikan Penanganan Kasus Pelecehan Seksual Anak

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah unggahan di media sosial menggegerkan warganet. Kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi kembali terjadi. Kali ini di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait