facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Kampung Miliarder Tuban yang Viral Beli Mobil Rombongan Sekarang Menyesal Jual Tanahnya

Muhammad Taufiq Selasa, 25 Januari 2022 | 15:14 WIB

Warga Kampung Miliarder Tuban yang Viral Beli Mobil Rombongan Sekarang Menyesal Jual Tanahnya
Viral warga kampung miliarder Tuban menyesal jual tanah [Tangkapan layar Instagram]

Kalian tentu masih ingat kampung miliarder Tuban Jawa Timur ( Jawa Timur ). Saat itu video warga memborong mobil mewah viral di media sosial.

SuaraJatim.id - Kalian tentu masih ingat kampung miliarder Tuban Jawa Timur ( Jawa Timur ). Saat itu video warga memborong mobil mewah viral di media sosial.

Mereka kaya mendadak setelah menjual tanah ke PT Pertamina, Febuari 2021 silam. Mereka lalu ramai-ramai memborong kendaraan mobil karena mendadak kaya.

Kabar terbaru, kampung tersebut kembali ramai jadi sorotan warganet. Mereka banyak yang menyesal karena menjual tanahnya.

Misalnya seperti diunggah akun Instagram @memomedsos. Akun tersebut menguntip pemberitaan media online kalau mereka sempat menggelar demontrasi.

Baca Juga: Kasus Guru Spiritual Setubuhi Anak di Bawah Umur Mencuat di Tuban, Kasusnya Sudah Disidangkan

Misalnya, seperti disampaikan Musanam warga Desa Wadung Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Musanam bahkan ikut berunjuk rasa di kantor PT Pertamina Grass Root Revenery (GRR) Tuban, Senin (24/1/2022).

Ia mengaku sampai menjual sapi untuk bertahan hidup. Musanam mengaku kala itu dirinya terbuai dengan janji PT Pertamina Grass Root Revenery (GRR) Tuban yang akan memberikan pekerjaan dalam proyek pembangunan kilang minyak tersebut.

Tak seperti dulu, kini Musanam harus kehilangan penghasilan tetapnya sebagai petani.

Sebab, lahan pertanian dan rumahnya telah dijual untuk kepentingan proyek nasional pembangunan kilang minyak.

Bahkan, dirinya terpaksa menjual beberapa ekor hewan peliharaannya demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 15 Januari 2022 untuk Wilayah Lamongan Tuban dan Bojonegoro

"Dulu punya enam ekor sapi mas, sudah tak jual tiga untuk hidup sehari-hari dan kini tersisa tiga ekor saja," kata Musanam menambahkan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait