SuaraJatim.id - Kisah warga kampung miliarder Tuban, Jawa Timur yang sempat menghebohkan pada 2021 lalu, rupanya menyisakan kisah pilu. Sebab, sebagian warga di Desa Wadung dan Sumurgeneng Kecamatan Jenu tersebut kini kebingungan tak memiliki penghasilan.
Berikut fakta terbaru warga kampung miliarder Tuban.
1. Tidak Memiliki Pekerjaan Tetap
Setelah banyak warganya mendapat ganti untung dalam rangka pembangunan kilang minyak Pertamina, kini penduduk setempat malah menjadi pengangguran karena tak memiliki pekerjaan tetap.
Padahal tak lama setelah usai pembayaran ganti untung, banyak warganya yang membeli mobil baru dan lahan, namun kondisi tersebut kini sudah tak lagi dirasakan. Banyak warga yang mengaku susah mememunhi kebutuhan hidupnya.
Seorang warga Desa Wadung Musanam mengungkapkan hal tersebut. Pria berusia 60 tahun itu, kini mengaku kesulitan mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Dia tak menyangka kini mengalami kesulitan untuk sekedar mencukupi kebutuhan keluarganya.
Kepada Bloktuban.com-jaringan Suara.com, Musanam mengaku hidup bahagia sebelum ada proyek pembangunan kilang minyak di rumahnya yang berdiri di atas lahan 117 meter persegi.
"Saya mau melepas tanah dan rumah untuk kilang karena dijanjikan dipekerjakan sebagai pembersih rumput di area kilang minyak. Pekerjaan itu masih mampu saya kerjakan meskipun sekarang usia sudah 60 tahun," ujarnya.
2. Diiming-imingi Pekerjaan di Kilang Minyak
Baca Juga:Setelah Jual Lahan, Warga Kampung Miliarder Tuban Merasa Dibohongi Pertamina
Warga lainnya, Mugi kini juga kehilangan pekerjaannya sebagai petani, usai lahan 2,4 hektare miliknya dijual. Lahan yang menjadi tempatnya menggantungkan hidup itu, terjual Rp 2,5 miliar.