- Seorang pencari kayu menemukan kerangka manusia di Bukit Gumuk Tengu, Desa Gambiran, Jember, pada Kamis sore.
- Petugas Polsek Kalisat melakukan evakuasi kerangka beserta barang bukti berupa jaket, tas, dan kartu identitas korban.
- Polisi melibatkan Tim Inafis untuk memastikan identitas kerangka melalui penyelidikan mendalam guna mengungkap fakta kejadian tersebut.
SuaraJatim.id - Kesunyian Bukit Gumuk Tengu di Dusun Rowo, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Jember, mendadak berubah menjadi mencekam.
Di tengah vegetasi yang rimbun dan medan yang terjal, sebuah rahasia kelam terkuak. Sesosok kerangka manusia ditemukan dalam kondisi berserakan di atas tanah yang curam.
Penemuan ini sebenarnya bermula pada Kamis (4/6/2026) sore, saat seorang pencari kayu tanpa sengaja melihat pemandangan mengerikan di antara semak belukar. Namun, rasa takut yang begitu besar membuat saksi mata tak berani langsung melapor.
"Berhubung orang-orang takut, baru hari ini (Jumat siang) dicek. Posisinya sudah morat-marit, tinggal tulang belulang," ujar Ahmadi, Kepala Dusun Rowo, Jumat (5/6/2025) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga:Skandal Pasien Hantu di Jember: Kejari Sita HP Para Direktur RS, Bongkar Mafia Klaim JKN
Upaya evakuasi bukan perkara mudah. Tim dari Polsek Kalisat harus berjuang meniti jalanan curam dan kontur tanah yang licin untuk mencapai titik penemuan. Di sana, polisi menemukan beberapa barang milik korban yang masih tersisa.
Sebuah jaket hitam dan sebuah tas menjadi kunci awal penyelidikan. Di dalam tas tersebut, petugas menemukan Surat Izin Mengemudi (SIM) atas nama Margo Slamet, warga Dusun Krajan, Kecamatan Ambulu, Jember. Meski ditemukan identitas di lokasi, kepolisian masih bersikap sangat hati-hati.
Kapolsek Kalisat, Iptu Ika Mufid Dati, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) untuk memastikan apakah tulang belulang tersebut benar-benar milik sosok yang tertera di identitas tersebut.
"Kami mengamankan jaket warna hitam, tas, dan beberapa surat identitas. Namun, kami tidak berani berspekulasi bahwa itu adalah kerangka Margo Slamet. Kita tunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari Inafis," tegas Ika.
Baca Juga:Setelah Sang Kakak, Kini Adiknya Ditemukan Tewas di Pantai Seruni Payangan Jember