facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Prihatin! Pelaku Balap Liar di Trenggalek Kebanyakan Pelajar dan Anak di Bawah Umur Tanpa SIM

Muhammad Taufiq Rabu, 26 Januari 2022 | 16:10 WIB

Prihatin! Pelaku Balap Liar di Trenggalek Kebanyakan Pelajar dan Anak di Bawah Umur Tanpa SIM
Motor sitaan polisi Trenggalek [Foto: ANTARA]

Balap liar memang menjadi salah satu persoalan di kota-kota Indonesia. Di Trenggalek Jawa Timur ( Jatim ) misalnya.

SuaraJatim.id - Balap liar memang menjadi salah satu persoalan di kota-kota Indonesia. Di Trenggalek Jawa Timur ( Jatim ) misalnya.

Sejumlah kasus balap liar berhasil digagalkan oleh kepolisian setempat. Mirisnya, para pelaku balapan gelap ini justru kebanyakan anak-anak di bawah umur.

Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Meita Anisa Saputra, mengatakan kalau mereka biasanya tidak dilengkapi Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal ini terungkap dalam operasi Natal dan Tahun Baru 2022.

"Mereka rata-rata adalah pelajar. Berkendara tanpa disertai SIM, kendaraan tidak standar dan tanpa dilengkapi alat keselamatan," katanya seperti dikutip dari ANTARA, Rabu (26/01/2022).

Baca Juga: Teror Curanmor di Probolinggo, Dalam Sepekan Bisa 2 Sampai 4 Motor Warga Dicolong

Ia menyebut ada 30 kendaraan yang berhasil disita jajaran Unit Patroli Lantas Polres Tulungagung selama sebulan terakhir. Dari jumlah itu, sembilan pengendara yang ikut terjaring razia berusia di bawah 17 tahun.

"Kalau anak di bawah umur ada sembilan anak, kalau untuk kalangan pelajar memang mendominasi," ujarnya.

Operasi balap liar terakhir yang berhasil diobrak polisi berada di jalan raya Ngampon Kecamatan Pogalan. Hasilnya petugas menyita sebanyak 30 motor yang tidak sesuai spesifikasi. Mayoritas kendaraan itu memakai knalpot brong.

"Ada empat kali penindakan balap liar yang kami lakukan, terbaru ada 30 kendaraan bermotor yang tidak sesuai spesifikasi teknis, knalpot brong," ungkap dia.

Untuk mengambil motor yang terjaring razia, pemilik diwajibkan untuk mengganti knalpot standar dan menghancurkan knalpot brong seusai menjalani sidang tilang.

Baca Juga: Sebulan Ini Sudah Tiga Pekerja Migran Asal Sampang Meninggal di Malaysia dan Brunei Darussalam

Sementara, untuk pengambilan motor anak di bawah umur wajib didampingi oleh orang tua dan menunjukkan kelengkapan surat kendaraan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait