"Gitu kok ya kepilih jadi perangkat desa. Pemimpin model apa kayak gitu," timpal @mila***
"Yang dicari itu lo apa kok sampai kayak begitu," ucap @anisa***
"Lumrah namanya carok kalau gak usus terburai bisa jadi leher nyaris putus atau tangan atau jari putus siapa suruh carok ? Bukankah masalah bisa diselesaikan secara terhormat arif dan bijaksana ? Jaman modern masih saja menggunakan cara-cara lama dan melanggar hukum," ujar @bales***
"Malam jumat kok carok pak, mbok ngaji atau ngapain gitu," kata @dewi***
Baca Juga:Mengenal Pak Sakera, di Balik Stigma Carok Kekerasan Orang Madura
"Menang jadi arang kalah jadi abu. Damai tretan q disana, kalimantan monitor min," pungkas @nabila***
"Alasan utama gak mau tinggal tetap di lumajang setelah menikah, bagus di sana cuma buat liburan tapi kalau untuk perkembangan anak masih ketir"," ujar @peny***.
Kontributor : Fisca Tanjung