facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ricuh Pertandingan Liga 3 Persedikab Vs Maluku FC, Polisi: Pemain dan Ofisial Tidak Puas Kinerja Wasit

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 17 Februari 2022 | 22:49 WIB

Ricuh Pertandingan Liga 3 Persedikab Vs Maluku FC, Polisi: Pemain dan Ofisial Tidak Puas Kinerja Wasit
Ilustrasi Ricuh Pertandingan Liga 3 Persedikab Vs Maluku FC, Polisi Sebut Pemain dan Ofisial Tidak Puas Kinerja Wasit. [Jarmoluk/pixabay.com]

Kapolresta Kediri AKBP Wahyudi menjelaskan, penyebab kericuhan karena pemain dan ofisial dari salah satu tim tidak puas dengan kepemimpinan wasit.

SuaraJatim.id - Kericuhan yang sempat mewarnai pertandingan Liga 3 mempertemukan Persedikab Vs Maluku FC di Stadion Brawijaya Kediri, Kamis (17/2/2022) diklaim telah berakhir damai. Polisi menyatakan situasi telah kondusif meski ada insiden pengejaran wasit.

Kapolresta Kediri AKBP Wahyudi menjelaskan, penyebab kericuhan karena pemain dan ofisial dari salah satu tim tidak puas dengan kepemimpinan wasit. Namun, tidak ada peristiwa fatal dalam insiden tersebut lantaran kesigapan personel pengamanan.

“Memang ada pengejaran, tapi sudah ada antisipasi dengan sigap anggota kita. Sehingga tidak ada hal-hal yang mengarah ke kejadian yang tidak diinginkan, syukur Alhamdulillah,” kata AKBP Wahyudi seperti diberitakan satukanal.com jejaring Suara.com, Kamis (17/2/2022).

Dia mengungkapkan, jumlah anggota pengamanan yang dilibatkan pertandingan Persedikab Kediri melawan Maluku FC sebanyak 155 personel.

Baca Juga: Bambang Suryo Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pengaturan Skor Liga 3

Ditambahkan lagi gabungan TNI diperkirakan lebih dari 200 personel gabungan. Setelah kejadian kericuhan terjadi, pihaknya sudah melakukan mediasi bersama ofisial tim, wasit, dan pengawas pertandingan.

“Mungkin tadi sudah bertemu dan mungkin sudah ada pertemuan lanjutan. Intinya kedua belah pihak sudah memahami situasi yang terjadi, ke depan tidak akan terjadi hal Yang diinginkan lagi,” ujarnya.

Dijelaskan dalam hal ini tidak ada kejadian yang mengarah ke tindakan anarkistis dan fatal, meskipun ada ketegangan didalam lapangan. Kejadian ini diharapkan tidak terulang kembali.

” Memang luapan spontanitas, tapi mudah-mudahan tidak akan kembali terjadi,” pungkasnya.

Dalam laga perdana di Grup W tersebut, tim Persedikab akhirnya menang 3-2 atas tim lawan Maluku FC. Meski sempat terjadi inisiden di pertandingan pertama. Hal ini tidak mempengaruhi agenda laga berikutnya, yaitu Persebi Boyolali vs Serpong City yang tetap dimainkan di pertandingan kedua di Stadion.

Baca Juga: Laga Persedikab Kediri vs Maluku FC Berakhir Rusuh, Wasit Kembali Diserang dan Dipukul Pemain

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait