facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cuaca Ekstrem, Banjir Parah Landa Tiga Kabupaten di Jatim, Ketinggian Ada yang Capai Satu Meter Ratusan Warga Dievakuasi

Muhammad Taufiq Rabu, 02 Maret 2022 | 08:05 WIB

Cuaca Ekstrem, Banjir Parah Landa Tiga Kabupaten di Jatim, Ketinggian Ada yang Capai Satu Meter Ratusan Warga Dievakuasi
Kebanjiran di Pamekasan Madura [Foto: ANTARA]

Banjir parah melanda dua daerah di Jawa Timur. Pertama di Kabupaten Lamongan, banjir bandang menerjang dua desa di dua kecamatan.

SuaraJatim.id - Banjir parah melanda dua daerah di Jawa Timur. Pertama di Kabupaten Lamongan, banjir bandang menerjang dua desa di dua kecamatan, yakni Desa Blimbing di Kecamatan Paciran dan Desa Brondong di Kecamatan Brondong.

Banjir bandang terjadi setelah Kali Asin di wilayah itu meluap. Banjir disertai lumpur ini menyebabkan 300 rumah warga di wilayah itu terendam air setinggi kurang lebih 120 centimeter.

Tak hanya permukiman warga, banjir juga merendam puluhan kios di pasar kelurahan setempat. Sehingga banjir ini mengakibatkan aktivitas perekonomian masyarakat di dua kelurahan setempat terganggu. Banjir bandang ini baru pertama kali terjadi di daerah tersebut.

Selain Banjir Lamongan, kawasan Sampang Madura juga mengalami kondisi serupa. Kurang lebih sebanyak 30 rumah di permukiman warga terendam. Petugas sampai melakukan evakuasi warga sebab ketinggian banjir ada yang mencapai satu meter.

Baca Juga: Banjir Lamongan, 60 Rumah dan 25 Hektare Lahan Pertanian Warga Terdampak

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI, Polri, dan Palang Merah Indonesia (PMI) dengan bantuan dari anggota Forum Relawan Penanggulangan Bencana Daerah sudah mengevakuasi warga korban terdampak.

Di wilayah Kelurahan Jungcangcang, banjir menimbulkan genangan setinggi 50 centimeter hingga satu meter, dan bahkan sampai dua meter di beberapa titik.

"Evakuasi kita dahulukan pada warga lanjut usia, anak-anak, dan ibu hamil," kata Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan Budi Cahyono di lokasi bencana, Selasa (01/03/2022).

Petugas mengevakuasi warga dari daerah banjir menggunakan perahu karet milik BPBD Kabupaten Pamekasan.

Warga yang rumahnya kebanjiran selanjutnya diangkut menggunakan truk Satuan Polisi Pamong Praja menuju ke posko induk penanggulangan bencana di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan.

Baca Juga: Persela Kalah Lagi, Ancaman Degradasi dari Liga 1 Kian Nyata

"Sementara kita tempatkan di Posko Induk Darurat Bencana di Arek Lancor," kata Budi menambahkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait