facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nestapa Wabah PMK, Emak-emak di Mojokerto Rela Tidur di Kandang Sapi Rawat Ternak

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 11 Mei 2022 | 11:22 WIB

Nestapa Wabah PMK, Emak-emak di Mojokerto Rela Tidur di Kandang Sapi Rawat Ternak
Sudari (42) warga Dawarblandong, Mojokerto merawat hewan ternak sapi miliknya yang terserang PMK. [SuaraJatim/Zen Arifin]

Hingga kini tercatat ada sebanyak 616 ekor sapi di Mojokerto terinfeksi virus tersebut.

Dengan telaten, tiap saat Sundari membaluri ternak sapinya itu menggunakan minyak tersebut. Itu dilakukan tak lain agar kondisi kesehatan hewan ternaknya tersebut bisa kembali bugar. Meski selama 6 hari ini belum ada perubahan yang berarti.

"Merawatnya seperti anak kecil, tiap hari dibaluri minyak, kemudian kalau malam sering-sering kompres kepalanya pakai air hangat," kata Sundari menceritakan bagaimana ia memperlakukan hewan sapinya.

Sundari mengaku tak rela jika sapi yang ternaknya sejak usia 1 tahun itu mati lantaran terserang PMK. Ia pun berusaha semaksimal mungkin agar hewan sapinya selamat dari serangan virus PMK, yang sejak awal Mei lalu ditemukan kembali di Mojokerto setelah Kabupaten Mojokerto 36 tahun dinyatakan bebas PMK.

"Ya eman (sayang), karena merawat sudah lama. Harganya kalau dijual juga sudah mahal sekarang. Semoga diparingi (dikasih) sehat lagi ya jadi bisa dijual jelang Idul Adha nanti," tukas Sundari menutup pembicaraan.

Baca Juga: Data Dinas Pertanian dan Peternakan Mojokerto Sebut 616 Ekor Sapi Terinfeksi PMK, 6 Ekor Mati

Kontributor : Zen Arivin

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait