facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tekan Risiko Demensia Alzheimer, Ketua Dewan ALZI Ingatkan Pentingnya Hidup Sehat Sejak Muda

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Sabtu, 28 Mei 2022 | 08:05 WIB

Tekan Risiko Demensia Alzheimer, Ketua Dewan ALZI Ingatkan Pentingnya Hidup Sehat Sejak Muda
Ilustrasi demensia alzheimer. (freepik)

Ketua Dewan Pembina Alzheimer Indonesia (ALZI) Eva Sabdono beber cara menekan risiko terkena penyakit Demensia alzheimer.

SuaraJatim.id - Seseorang bisa menekan risiko terkena penyakit Demensia alzheimer jika sejak muda menerapkan gaya hidup sehat. Selain pola makan yang sehat, aktivitas fisik seperti olah raga sangat penting dilakukan.

Ketua Dewan Pembina Alzheimer Indonesia (ALZI) Eva Sabdono mengatakan, seiring bertambahnya usia, seseorang harus tetap mengenali kemampuan tubuh sendiri saat berolahraga.

"Kemampuan tubuh semakin menua itu tentu semakin menurun, termasuk untuk mencerna dan beraktivitas. Jadi kalau sudah merasa sering pusing karena makan daging berlemak, ya kurangilah itu perbanyak makanan sehat," ujar Eva mengutip dari Antara, Jumat (27/5/2022).

"Jadi, olah raganya jangan terlalu berat juga karena sendi dan kondisi tubuh tentu sudah tidak sekuat ketika masih muda," imbuhnya.

Baca Juga: Peneliti Menyelidiki Penyebab Timbulnya Gejala Penyakit Alzheimer, Termasuk Apatis dan Lekas Marah?

Demensia alzheimer adalah satu penyakit degeneratif yang sering dialami oleh orang lanjut usia namun dapat dicegah melalui pola hidup sehat dan pendekatan spiritual.

"Banyak faktor risiko yang bisa kita modifikasi dan harus dilakukan sejak muda, yaitu pola hidup sehat hingga pendekatan spiritual," ujar neurolog dan Guru Besar FK UNIKA Atma Jaya Prof. Dr. dr. Yuda Turana, SpS (K) dalam webinar mengenai demensia alzheimer pada Jumat.

Yuda menjelaskan bahwa pencegahan tersebut harus dilakukan sejak usia muda, karena akan percuma bila dilakukan saat memasuki usia lanjut.

"Penuaan tidak bisa dihentikan, apalagi kalau ada penyakit degeneratif lainnya. Maka penting untuk melakukan pencegahan sejak usia muda," jelas Yuda.

Lebih lanjut Yuda menjelaskan tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas hingga gaya hidup tidak sehat seperti merokok, kurang tidur serta kurangnya aktivitas fisik seperti olahraga, bisa menjadi pemicu demensia alzheimer.

Baca Juga: Peneliti Temukan Rutin Makan Stroberi Bisa Turunkan Risiko Demensia

Pendekatan spiritual

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait