Fakta-fakta Pengusaha Sepatu Mojokerto Akhiri Hidup di Pusara Istri, Tertekan Biaya Nikah Lagi

Peristiwa tragis menghebohkan Warga Desa Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Andri Budi Santoso (46) ditemukan tewas bunuh diri di dekat pusara istrinya.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Selasa, 21 Juni 2022 | 13:43 WIB
Fakta-fakta Pengusaha Sepatu Mojokerto Akhiri Hidup di Pusara Istri, Tertekan Biaya Nikah Lagi
Ilustrasi pernikahan - Fakta-fakta Pengusaha Sepatu Mojokerto Tewas di Pusara Istri, Tertekan Biaya Nikah Lagi. (Unsplash/Figist Co)

SuaraJatim.id - Peristiwa tragis menghebohkan Warga Desa Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Andri Budi Santoso (46) ditemukan tewas bunuh diri di dekat pusara istrinya.

Belakang diketahui, peristiwa memilukan itu diduga karena pria pengusaha sepatu tersebut tertekan alias depresi biaya nikah lagi.

Berikut fakta-fakta pengusaha sepatu Mojokerto tewas di pusara istri.

1. Ditemukan Tak Bernyawa di Makam Istri

Baca Juga:Menjelang Pernikahan, Pria Mojokerto Tenggak Racun di Pusara Mendiang Istri

Bapak tiga anak meregang nyawa usai menenggak racun obat anti serangga sekira pukul 17.30 WIB Senin (20/6). Andri meninggal dalam kondisi duduk bersila, badannya tertelungkup ke gundukan tanah makam Sutiyaningsih, istrinya yang setahun lalu meninggal akibat Covid-19.

Disekitarnya terdapat sejumlah dua bungkus obat anti serangg dan sebuah kaleng obat semprot, serta sebuah gunting. Sebelum mengakhiri hidupnya, Andri sepertinya berdoa di makam sang istri. Masih jelas terlihat, bunga-bunga segar itu belum lama ditabur di gundukan tanah liat itu.

2. Tertekan Biaya Pernikahan

Andri diduga mengalami tekanan yang cukup berat hingga memilih mengakhiri hidup dengan cara sadis itu. Seyogyanya Andri berencana menikah lagi, prosesi pernikahan pun akan segera dilangsungkan dalam waktu dekat ini.

"Rencana mau menikah tanggal 3 Juli pekan depan itu. Tapi menurut informasi yang kita dapat, korban tidak memiliki uang, sehingga mungkin depresi," kata Umam.

Baca Juga:4 Selebriti Dengan Konsep Pernikahan Unik, Tak Perlu Gembar-Gembor

Meski demikian, Umam belum bisa memastikan kebenaran, terkait motif Andri nekat melakukan bunuh diri. Pihak keluarga pun mengaku sudah mengikhlaskan kepergian Andri dan meminta agar jenazah Andri bisa dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini