2.000 Tentara Ukraina di Kota Lysychansk Tak Berkutik Dibombardir dan Dikepung Rusia

Kota utama di Ukraina Selatan, Lysychansk telah jatuh setelah dibombardir oleh pasukan Rusia selama beberapa hari terakhir.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 24 Juni 2022 | 21:48 WIB
2.000 Tentara Ukraina di Kota Lysychansk Tak Berkutik Dibombardir dan Dikepung Rusia
Sebuah truk terlihat hancur dan terbakar di jembatan yang menghubungkan Severodoonetsk dan Lysychansk, Luhansk, Ukraina Timur pada 28 Mei 2022. (FOTO: The Moscow Times/TASS)

Juru bicara pemerintah regional menolak berkomentar soal pernyataan kemenhan Rusia itu.

Dalam konferensi pers harian pada Jumat, kemenhan Rusia mengatakan pasukannya sudah "sepenuhnya mengendalikan" sekelompok unit Ukraina dekat Hirske dan Zolote.

Kemenhan mengatakan pasukannya sudah mengepung empat batalion Ukraina, satu kelompok artileri, dan sebuah "detasemen tentara asing bayaran."

Setengah dari Zolote saat ini berada di bawah kendali Rusia, kata kemenhan.

Baca Juga:Ngeri! Doctors Without Border Ungkap Ketegangan di Kereta Medis Saat Evakuasi Korban dari Ukraina

Kementerian tersebut menambahkan bahwa pihaknya melancarkan "serangan tanpa henti" ke arah pasukan Ukraina yang dikepung di Hirske.

Ukraina mengatakan pada Jumat pasukannya mundur dari kota kembar Lysychansk, Sievierodonetsk --yang sudah beberapa minggu terus dibombardir dan mengalami pertempuran di jalan.

"Pasukan kita harus ditarik dan mundur secara taktis karena pada dasarnya sudah tidak ada apa-apa yang harus dipertahankan di sana," ujarnya menambahkan.

"Tidak ada kota yang tersisa di sana, dan kedua, kita tidak bisa membiarkan mereka terkepung," kata Oleksander Musiyenko, analis militer yang tinggal di Kiev. ANTARA

Baca Juga:Pesawat Kargo Militer Rusia Jatuh dan Terbakar, 4 Orang Tewas

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini