Juru bicara pemerintah regional menolak berkomentar soal pernyataan kemenhan Rusia itu.
Dalam konferensi pers harian pada Jumat, kemenhan Rusia mengatakan pasukannya sudah "sepenuhnya mengendalikan" sekelompok unit Ukraina dekat Hirske dan Zolote.
Kemenhan mengatakan pasukannya sudah mengepung empat batalion Ukraina, satu kelompok artileri, dan sebuah "detasemen tentara asing bayaran."
Setengah dari Zolote saat ini berada di bawah kendali Rusia, kata kemenhan.
Baca Juga:Ngeri! Doctors Without Border Ungkap Ketegangan di Kereta Medis Saat Evakuasi Korban dari Ukraina
Kementerian tersebut menambahkan bahwa pihaknya melancarkan "serangan tanpa henti" ke arah pasukan Ukraina yang dikepung di Hirske.
Ukraina mengatakan pada Jumat pasukannya mundur dari kota kembar Lysychansk, Sievierodonetsk --yang sudah beberapa minggu terus dibombardir dan mengalami pertempuran di jalan.
"Pasukan kita harus ditarik dan mundur secara taktis karena pada dasarnya sudah tidak ada apa-apa yang harus dipertahankan di sana," ujarnya menambahkan.
"Tidak ada kota yang tersisa di sana, dan kedua, kita tidak bisa membiarkan mereka terkepung," kata Oleksander Musiyenko, analis militer yang tinggal di Kiev. ANTARA
Baca Juga:Pesawat Kargo Militer Rusia Jatuh dan Terbakar, 4 Orang Tewas