Varian Baru Omicron Guncang Kawasan Asia-Pasifik, Dari Selandia Baru sampai Jepang Waspada

Wabah Covid-19 belum reda. Kali ini varian baru Omicron kembali mengguncang sejumlah negara di kawasan Asia-Pasifik.

Muhammad Taufiq
Kamis, 14 Juli 2022 | 16:03 WIB
Varian Baru Omicron Guncang Kawasan Asia-Pasifik, Dari Selandia Baru sampai Jepang Waspada
Ilustrasi omicron, ciri-ciri gejala varian Omicorn dan penjegahannya (Pexels)

Pemerintahnya telah meminta warga untuk lebih waspada menjelang akhir pekan panjang dan libur musim panas sekolah.

Jepang melaporkan hampir 95.000 kasus baru pada Rabu, naik 2,14 kali dibandingkan pekan lalu, menurut juru bicara pemerintah.

Menteri Kesehatan Shigeyuki Goto mengatakan angka kasus baru meningkat di setiap prefektur dan sepertinya bertambah dengan cepat.

"Ada kemungkinan akan lebih tinggi karena akhir pekan tiga hari dan liburan musim panas," kata dia.

Baca Juga:Epidemiolog Minta Masyarakat Perkuat Protokol Kesehatan Untuk Antisipasi Subvarian Omicron

Tokyo menaikkan status kewaspadaannya ke level tertinggi. Seperti disampaikan Gubernur Tokyo Koike dalam sebuah pertemuan, pemerintah bakal menggelar rapat gugur tugas untuk menentukan tindakan musim panas ini.

"Dengan mempertimbangkan tren nasional dan pendapat pakar," kata Gubernur Tokyo Yuriko Koike dalam sebuah pertemuan.

Seperti Selandia Baru, Korea Selatan sempat dipuji atas penanganan COVID-nya di awal pandemi, tetapi hingga Rabu, kasus harian di sana telah berlipat tiga dalam sepekan hingga mencapai lebih dari 39.000.

Para pejabat dan pakar memperkirakan kasus harian di Korsel dapat mencapai 200.000 pada pertengahan Agustus hingga akhir September.

Korsel sedang memperluas vaksinasi penguat (booster), tetapi tidak berencana menerapkan pembatasan baru.

Baca Juga:Antisipasi Subvarian Baru Omicron, Epidemiolog Imbau Masyarakat Perkuat Prokes

Australia memperingatkan kemungkinan diterjang wabah COVID-19 terburuk dalam beberapa pekan mendatang akibat varian BA.4 dan BA.5 Omicron.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini