facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ajudan Ferdy Sambo Kemarin Tak Hadiri Pemanggilan Komnas HAM, Tapi Pemanggilan Akan Dilakukan Lagi

Muhammad Taufiq Sabtu, 30 Juli 2022 | 17:05 WIB

Ajudan Ferdy Sambo Kemarin Tak Hadiri Pemanggilan Komnas HAM, Tapi Pemanggilan Akan Dilakukan Lagi
Penampakan lima ajudan Irjen Ferdy Sambo usai menjalani pemeriksaan kasus Brigadir J di Komnas HAM. (Suara.com/Yaumal)

Kasus kematian Brigadir J masih terus diselidiki oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KomnasHAM). Komnas akan kembali menjadwalkan pemanggilan ajudan Ferdy Sambo.

SuaraJatim.id - Kasus kematian Brigadir J masih terus diselidiki oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KomnasHAM). Komnas akan kembali menjadwalkan pemanggilan ajudan Ferdy Sambo.

Sebelumnya, ajudan Ferdy Sambo ini berhalangan menghadiri pemanggilan Komnas HAM. Padahal saat itu keterangannya penting untuk mendukung pengungkapan kasus tersebut.

"Berikutnya penambahan keterangan dari ajudan yang kemarin belum datang karena ada di luar kota," kata Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Sabtu (30/07/2022).

Enam ajudan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Bharada E sebelumnya telah diperiksa Komnas HAM pada Selasa (26/7). Namun, satu orang ajudan pada hari tersebut tidak memenuhi pemeriksaan oleh lembaga HAM tersebut.

Baca Juga: Lanjutkan Pemeriksaan, Komnas HAM Kembali Panggil Ajudan Ferdy Sambo yang Absen

Tidak hanya ajudan, Komnas HAM juga akan memeriksa orang-orang yang berada di sekitar lingkup Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi untuk mengumpulkan sejumlah informasi atau keterangan yang dibutuhkan.

Setelah memeriksa ajudan dan orang-orang yang terkait dengan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Putri Candrawathi, Komnas HAM mengagendakan pemeriksaan uji balistik dan hal lainnya yang dapat mendukung proses penyelidikan kematian Brigadir J.

Selain itu, Komnas HAM juga masih akan mengumpulkan data-data terkait pemeriksaan siber dan digital forensik. Sebab, pengumpulan keterangan sebelumnya belum selesai dilakukan.

Terpisah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat ikut mengawasi proses pengungkapan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Saat ini, tim khusus dan internal Polri masih terus bekerja untuk mengungkap kebenaran dalam kasus tersebut. Termasuk tim eksternal dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), dan Komnas HAM sesuai tugas dan tanggungjawabnya ikut mengawal proses pengungkapan kasus. ANTARA

Baca Juga: Periksa Vera Kekasih Brigadir J, Komnas HAM Dalami Komunikasi Terkahir Keduanya Sesaat Sebelum Peristiwa Berdarah

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait