Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Indonesia Dorong Agar Nuklir Tidak Sampai Jadi Jalan Akhir Untuk Stop Perang Ukraina Rusia

Muhammad Taufiq Kamis, 22 September 2022 | 17:37 WIB

Indonesia Dorong Agar Nuklir Tidak Sampai Jadi Jalan Akhir Untuk Stop Perang Ukraina Rusia
Pusat nuklir di Rusia [Foto: ANTARA]

Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam akan menggunakan senjata nuklir jika negara-negara Barat terus ikut campur dalam konflik Rusia-Ukraina.

SuaraJatim.id - Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam akan menggunakan senjata nuklir jika negara-negara Barat terus ikut campur dalam konflik Rusia-Ukraina.

Terkait dengan pernyataan Putin itu, posisi Indonesia tegas mendorong agar senjata nuklir tidak digunakan sebagai jalan akhir perang kedua negara tersebut.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah dalam konferensi pers secara daring pada Kamis (22/09/2022).

"Saya rasa Indonesia dan negara-negara dunia pada umumnya berharap konflik bisa mencapai satu solusi dan dijauhkan dari penggunaan senjata nuklir," katanya dikutip dari ANTARA.

Baca Juga: Korea Utara Sahkan Undang-undang Senjata Nuklir

Menurut Faizasyah, dunia harus belajar dari pengalaman tentang betapa destruktifnya dampak penggunaan senjata nuklir dalam Perang Dunia Kedua—sehingga tidak mengulanginya dalam konflik apa pun.

"Kita tidak ingin terjadi kehancuran serupa seperti yang pernah dialami oleh masyarakat dunia di masa lalu," ujar dia.

Faizasyah menjelaskan bahwa Indonesia terus mencermati perkembangan perang antara Rusia dan Ukraina, termasuk pengumuman baru-baru ini oleh Putin tentang rencana mobilisasi militer secara parsial untuk membantu pasukan Rusia di medan perang.

"Indonesia mengikuti dari dekat perkembangan ini karena kita memiliki perwakilan di Ukraina dan juga di Rusia," katanya.

"Sehingga berbagai perkembangan terkait konflik yang terjadi bisa kita nilai sejauh mana hal-hal tersebut berpotensi menimbulkan eskalasi keamanan di wilayah konflik, dan juga di lingkungan yang lebih luas lagi," ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Dunia Masuk Jurang Resesi, Harga Minyak Tak Pasti, Menkeu: Rusia Diembargo

Faizasyah mengatakan bahwa perkembangan konflik Rusia-Ukraina akan dibahas oleh Menlu Retno Marsudi, yang kini sedang berada di New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-77 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam komunikasi dengan berbagai pihak terkait.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait