Pita Hitam Untuk Tragedi Kanjuruhan Indonesia di Laga Liga Inggris Antara Aston Villa vs Leeds United

Tragedi Kanjuruhan Malang Indonesia juga menjadi duka bagi para pemain dan penggemar sepak bola sejagat.

Muhammad Taufiq
Minggu, 02 Oktober 2022 | 22:49 WIB
Pita Hitam Untuk Tragedi Kanjuruhan Indonesia di Laga Liga Inggris Antara Aston Villa vs Leeds United
Pita hitam dalam laga Leeds United vs Aston Villa di Liga Inggris [Foto: Dok]

SuaraJatim.id - Tragedi Kanjuruhan Malang Indonesia juga menjadi duka bagi para pemain dan penggemar sepak bola sejagat. Di Liga Inggris, pita hitam dikenakan pemain Aston Villa dan Leeds United dalam laga malam ini.

Para pemain kedua tim mengenakan pita hitam sebagai tanda duka cita atas tragedi yang menelan korban jiwa hingga 125 orang. Korban tewas ini akibat bentrokan suporter dengan aparat usai laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (01/10/2022).

"Pita hitam untuk tragedi di Indonesia," demikian kata komentator sepakbola dalam siaran langsung Liga Inggris malam ini antara Leeds United vs Aston Villa, Minggu (02/10/2022).

Sebelumnya, di Liga Spanyol juga dilakukan momen of silens oleh pemain yang berlaga antara Espanyol vs Valencia pada hari ini Minggu, (2/10/2022) pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:Bertambah Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Menjadi 174 Orang

Moment of silens itu dilakukan sebelum pertandingan untuk mengenang tragedi di Kanjuruhan Malang Indonesia. Video moment of silence laga Espanyol vs Valensia ini beredar luas di media sosial.

Tragedi di Kanjuruhan Malang ini memang menjadi yang terbesar kedua untuk jumlah korban meninggal dunia. Dalam tragedi itu, 448 orang menjadi korban, 125 di antaranya meningal dunia dan sisanya luka-luka.

Sebelumnya, untuk update korban tragedi sepak bola di Kanjuruhan Malang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy. Total korban dalam tragedi itu mencapai 448 orang.

Data seluruh korban itu meliputi korban tewas, luka berat, hingga luka ringan. Mereka tewas dalam kerusuhan di Kanjuruhan usai laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya. Dalam laga pekan ke-11 itu Arema kalah 2-3 dari Persebaya.

Dari jumlah itu, sebanyak 125 orang meninggal dunia, sementara 302 orang luka ringan, 21 orang luka berat. "Sehingga total korbannya 448 orang. Dengan penjelasan resmi ini tidak ada spekulasi-spekulasi tentang jumlah korban," kata Muhadjir Effendy.

Baca Juga:Mengenang Insiden Penembakan Gas Air Mata di Kanjuruhan pada 2018

Data itu, lanjut Muhajir Efendi, sudah diverifikasi oleh tim dari polri, rumah sakit dan pihak penyelenggara. Dengan demikian, spekulasi tentang jumlah korban yang beredar sebelumnya tidak benar.

Data soal korban ini disampaikan Muhadjir Effendy dalam rapat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai Kapolri, Menpora, Gubernur Jawa Timur Khofifah, PSSI dan Komisi 10 DPR RI.

Adapun untuk penanganan kasus, polri akan melakukan langkan investigasi. "Kami telah membawa tim dari Mabes, tim gabungan, tim penyidik dari Bareskrim, Propam untuk audit internal. Juga ada tim lain akan melakukan langkah-langkah penyelidikan," kata Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini