Mayat Pria Tersangkut Jaring Nelayan Gegerkan Warga Pesisir Pantai Larangan Banyuwangi

Penemuan jenazah pria di pesisir Pantai Larangan Kabupaten Banyuwangi mengegerkan warga sekitar. Jasad pria itu ditemukan tersangkut jaring nelayan setempat.

Muhammad Taufiq
Senin, 21 November 2022 | 14:06 WIB
Mayat Pria Tersangkut Jaring Nelayan Gegerkan Warga Pesisir Pantai Larangan Banyuwangi
Penemuan jasad pria di Pantai Larangan Banyuwangi [Foto: Suaraindonesia]

SuaraJatim.id - Penemuan jenazah pria di pesisir Pantai Larangan Kabupaten Banyuwangi mengegerkan warga sekitar. Jasad pria itu ditemukan tersangkut jaring nelayan setempat, Senin (21/11/2022).

Lokasi persisnya, jenazah ditemukan mengambang tersangkut jaring di Teluk Pangpang Pantai Larangan di Lingkungan Blok Darungan Dusun Pondokasem Desa Kedungsari Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.

Polisi sudah ke lokasi melakukan penyelidikian temuan tersebut. Hal ini disampaikan Kapolsek Tegaldlimo Iptu Lita Kurniawan. Ia mengatakan, polisi mendapat laporan dari masyarakat setempat.

"Korban pertama kali ditemukan terapung oleh nelayan setempat sekitar pukul 08.00 WIB. Kondisi korban tersangkut jaring perangkap ikan," katanya dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com.

Baca Juga:Geger Penemuan Mayat Dihinggapi Belatung dalam Kamar di Pekanbaru

"Ciri-ciri korban berjenis kelamin laki-laki, sekitar umur 30 tahun, memakai baju qatar airways warna biru laut, celana pendek dengan rambut hitam disemir putih," katanya menambahkan.

Setelah itu, kata Lita, pihaknya bersama tim medis langsung bergegas menuju tempat kejadian untuk melakukan olah TKP.

"Setiba di sana korban sudah dibawa menepi ke Pelabuhan Rakyat, Dusun Pondokasem. Awalnya tidak ada yang mengetahui identitas korban," ujarnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, lanjut Lita, korban diketahui bernama Aditya Fajar (29), warga Dusun Jatiluhur, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo.

"Korban sudah dilakukan visum luar oleh tim medis, hasilnya tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," cetusnya.

Baca Juga:Dampak Banjir yang Terjadi di Kota Banyuwangi, Nomalisasi Sungai Dilakukan Dinas PU Pengairan

Korban meninggal dikarenakan sempat tenggelam, terlibat dari mulut yang mengeluarkan cairan. Dikarenakan paru-paru korban banyak kemasukan air.

"Sebelum ditemukan meninggal, korban awalnya melaut namun dengan kondisi tidak enak badan. Perahu korban ditemukan terpisah di wilayah Teluk Pangpang, tepat di pinggiran pohon bakau," jelasnya.

Menurut keterangan saksi, imbuh Lita, saat korban melaut pada Minggu (20/11/2022) malam, terjadi cuaca ekstrim. "Dimana tadi malam terjadi angin kencang dan ombak besar di sekitar korban mencari ikan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak