Ponorogo Banjir Parah Kiriman Air Bah dari Wonogiri, Tiga Kecamatan Terendam

Banjir parah kembali terjadi di Jawa Timur ( Jatim ). Kemarin Banyuwangi, sekarang Ponorogo. Banjir air bah ini merendam sejumlah desa dan kecamatan.

Muhammad Taufiq
Rabu, 15 Februari 2023 | 11:52 WIB
Ponorogo Banjir Parah Kiriman Air Bah dari Wonogiri, Tiga Kecamatan Terendam
Banjir parah di Ponorogo Jatim [Foto: Beritajatim]

SuaraJatim.id - Banjir parah kembali terjadi di Jawa Timur ( Jatim ). Kemarin Banyuwangi, sekarang Ponorogo. Banjir air bah ini merendam sejumlah desa dan kecamatan. Banjir bahkan menggenangi jalanan setempat.

Salah satu desa yang tergenang banjir ini adalah Desa Gandukepuh Kecamatan Sukorejo. Air yang menggenangi jalan itu, merupakan luapan air sungai Sekayu. Banjir ini terjadi setelah kawasan itu diguyur hujan lebat, Selasa (14/02/2023) malam.

Banjir ini terjadi hingga malam dini hari akibat luapan sungai tersebut. Salah satu warga Desa Gandu Kepuh, Wachid Dyo Prasetyo, menjadi salah satu koban yang halaman rumahnya tergenangi air luapan sungai, Rabu (15/02/2023).

"Air sungai naik tadi sekitar pukul 03.00 WIB," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (15/02/2023).

Baca Juga:Waspadai Gelombang Dua PMK, Angka Kasus di Magetan dan Ponorogo Naik Lagi

Wachid mengungkapkan bahwa hujan turun sepanjang Selasa malam. Mulai ba’da salat Isya hingga Rabu dini hari. Setelah hujan mulai reda sekitar pukul 02.00 WIB, selang satu jam halaman rumahnya tergenangi oleh air. Prosesnya cepat sekali. Kemungkinan debit air di sungai Sekayu naiknya juga cepat.

"Selang satu jam setelah hujan reda itu, halaman mulai tergenangi air. Air itu berasal dari luapan sungai Sekayu, dan terjadinya sangat cepat. Mungkin debit air juga meningkat cepat," katanya.

Ruas jalan nasional itu, tergenangi oleh air dengan ketinggian sekitar 20-30 centimeter. Keadaan itu sempat membuat macet.

Sebab, ratusan kendaraan sepeda motor sangat hati-hati dalam melewati ruas jalan yang tergenangi air. Tak jarang sepeda motor yang nekat melaju di jalan yang tergenangi oleh air itu mengalami mogok.

"Sebelum pukul 07.00 tadi kan banyak anak sekolah yang berangkat. Karena tau jalannya banjir, ada yang berhenti di pinggir jalan. Sehingga membuat macet," kata Heni Sumiati yang akan mengantarkan anaknya ke SD Maarif Ponorogo.

Baca Juga:Sempat Landai, Wabah PMK di Ponorogo Merebak Lagi 239 Sapi Terjangkit

Dia mengaku sempat macet tidak bergerak selama setengah jam di barat traffic light perempatan Sekayu. Beruntung ada petugas dari kepolisian, TNI dan BPBD Ponorogo yang mengurangi kemacetan.

Sehingga, kemacetan yang sempat panjang itu bisa diurai. Kendaraan dari arah barat maupun timur sudah mulai bergerak, meski harus pelan dan hati-hati.

"Tadi sempat kejebak macet, hampir setengah jam tidak bergerak. Terus mulai diurai oleh petugas kepolisian dan TNI," katanya
menambahkan.

Tiga kecamatan terendam

Tiga kecamatan di Kabupaten Ponorogo terendam banjir kiriman dari Jawa Tengah. Genangan air berasa dari Bulukerto dan Purwantoro di Kabupaten Wonogiri.

Selain itu, hujan semalaman membuat sungai yang berada di Kecamatan Sukorejo, Kecamatan Kauman dan Kecamatan Ponorogo meluap.

"Sejak kemarin sore hujan deras. Juga ada kiriman air dari Bulukerto dan Purwantoro yang mengarah ke sungai di Ponorogo," kata Kalaksa BPBD Ponorogo Henry Indrawardana.

Dari tiga kecamatan terdampak banjir itu, sedikitnya ada 15 titik yang tergenangi air. Seperti Dusun Ngambaan (Sukorejo), Desa Gandukepuh (Sukorejo), Desa Kauman (Kauman), Desa Paju (Ponorogo).

Namun, dari beberapa titik wilayah yang banjir itu, ada titik yang sudah mulai surut. “Ada titik wilayah yang mulai surut airnya,” katanya.

Sejak hari Rabu dini hari, ketinggian air sekitar 50-80 centimeter. Ada sekitar 30 rumah yang tergenang air yakni di Dusun Prayungan, Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo.

"Tadi ada warga yang lansia diungsikan, karena rumahnya kemasukan air dan berada di rumah sendiri. Kita bawa ke Balai Kelurahan Paju dan kita berikan perawatan," katanya.

Banjir juga menggenangi jalan nasional yang menghubungkan Ponorogo, Jatim dan Wonogiri, Jateng. Ruas jalan nasional yang tergenangi itu berada di Desa Gandu Kepuh, Kecamatan Kauman, Ponorogo.

Ada sekitar 500 meter, ruas jalan nasional itu yang tergenangi oleh air. Air itu berasal dari luapan sungai Sekayu yang sejak pukul 03.00 WIB mulai meningkat dan menggenangi daerah yang berada di sekitar aliran sungai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini