"Saat ini, kami terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk membenahi sistem rujukan berjenjang menjadi berbasis kompetensi serta terintegrasi, sehingga penjenjangan-penjenjangan tertentu bisa dilakukan percepatan," imbuhnya.
Usai meresmikan kedua gedung tersebut, Gubernur Khofifah meninjau Gedung Graha Amarilis dan Gedung Instalasi Gizi RSUD Karsa Husada didampingi oleh Pj. Walikota Batu Aries Agung Paewai dan Direktur RSUD Karsa Husada Batu dr. Muhammad Rizal, M.M., M.Kes. Sebelumnya juga sempat digelar istighosah bersama yang dipimpin oleh Dr. H. Badruddin M., M.H.I.
Sementara itu, Direktur RSUD Karsa Husada Batu dr. Muhammad Rizal, M.M., M.Kes., menyampaikan bahwa Gedung Graha Amarilis RSUD Karsa Husada Batu terdiri dari 3 lantai dengan total luas area sebesar 6.404 meter persegi.
Lantai 1 sebagai Ruang Rawat Inap Amarilis dengan kapasitas 24 tempat tidur, dan digunakan sebagai pengembangan pelayanan hemodialisa, sejumlah 10 unit mesin.
Baca Juga:Wapres dalam Wisuda ke-IX IAI Bani Fattah: Manusia Diberi Tanggung Jawab untuk Memakmurkan Bumi
"Total saat ini kami memiliki 30 unit mesin hemodialisa, dan merupakan satu-satunya pelayanan hemodialisa di wilayah barat dan Kota Batu," ujarnya.
Kemudian di lantai 2 terdapat Ruang Rawat Inap Edelweiss dan Unit Stroke dengan kapasitas 40 tempat tidur, serta Ruang Rawat Inap VVIP sebanyak 7 kamar dan VIP sebanyak 13 kamar di lantai 3.
Sedangkan untuk Gedung Instalasi Gizi memiliki luasan area sebesar 368 meter persegi. Gedung tersebut memiliki ruang penerimaan bahan makanan, gudang bahan makanan kering dan basah, ruang persiapan, ruangan pengolahan, pemorsian, dapur susu dan dapur snack, dan ruang pencucian, dan ruang gas LPG yang tersentral.
"Pembangunan Gedung Graha Amarilis ini dilakukan dalam 3 tahap pengerjaan, yang memakan waktu sekitar 3 tahun, dimulai dari tahun 2019 dan selesai pada tahun 2022. Sedangkan untuk Gedung Instalasi Gizi dikerjakan dalam waktu 2 tahap dan membutuhkan waktu 2 tahun, dimulai pada tahun 2021 dan selesai pada tahun 2022," jelasnya.
"Adapun rincian anggarannya adalah sebesar untuk amarilis sebesar Rp70 miliar dan gedung Instalasi Gizi sebesar Rp2 miliar," imbuhnya.
Baca Juga:Optimalkan Pengawasan Difteri, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Lengkapi Status Imunisasi Anak
Di sisi lain, Pj Walikota Batu, Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa dengan hadirnya fasilitas pelayanan di RSUD Karsa Husada yang memadai bisa memunculkan sektor unggulan, yakni medical tourism center selain sektor unggulan Kota Batu yang sudah ada yakni Wisata, Pertanian, dan UMKM.