Misi Dagang dan Investasi Jatim Pecah Rekor, Transaksi Capai Rp1.101 Triliun

Berbagai inovasi dan kolaborasi terus dilakukan untuk mengakselerasi peningkatan kinerja sumber pertumbuhan ekonomi.

Fabiola Febrinastri
Selasa, 16 Mei 2023 | 09:12 WIB
Misi Dagang dan Investasi Jatim Pecah Rekor, Transaksi Capai Rp1.101 Triliun
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam East Java Trade Mission and Investment di Hong Kong. (Dok: Pemprov Jatim)

Selain meningkatkan nilai investasi, misi dagang dan investasi di Jatim ini diharapkan dapat meningkatkan nilai perdagangan Hong Kong dan Jatim. Hal ini dikarenakan neraca perdagangan antara Provinsi Jatim dengan Hong Kong selama kurun waktu 2018 – 2022 menunjukkan trend fluktuatif bagi Jatim. 

Pertumbuhan ekspor Jatim ke Hong Kong menguat pada tahun 2022 sebesar 74,63 persen, sedangkan dari sisi impor, signifikansi Hong Kong bagi Jatim dapat dilihat dari menguatnya posisi Hong Kong yang masuk ke dalam enam besar negara asal impor Jawa Timur pada tahun 2022.

“Untuk itu, kami mengundang para investor dan buyer dari Hong Kong untuk sesegera mungkin datang ke Jawa Timur untuk melihat langsung potensi kerjasama dan investasi yang bisa dilakukan di Jatim, sehingga ada penguatan komunikasi dan kolaborasi yang diikuti transaksi perdagangan dan investasi signifikan,” katanya.

Ditegaskan Khofifah, misi dagang dan investasi merupakan upaya fasilitasi Pemprov Jatim untuk mempertemukan para pelaku usaha dari Jatim dan negara mitra dalam menyebarluaskan potensi produk industri, perdagangan, dan peluang investasi lainnya secara terintegrasi.

Baca Juga:Silaturahmi dengan PMI Asal Jatim di Hongkong, Gubernur Khofifah Tawarkan Pelatihan Ekonomi Digital

“Pemprov Jatim terus melakukan berbagai upaya perluasan jaringan pasar, baik dalam upaya peningkatan kerjasama dengan negara mitra maupun upaya peningkatan daya saing produk unggulan dalam negeri, sehingga dalam misi dagang ini kami harap akan ada kontrak dagang antara pelaku usaha Jatim dengan buyer Hong Kong,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah turut menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada jajaran Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong yang telah membantu dan memfasilitasi terselenggaranya misi dagang dan investasi Jatim di Hong Kong ini.

“Terimakasih Pak Konjen dan jajaran Konsul di KJRI. Ini menjadi upaya yang sangat strategis dan signifikan untuk meningkatkan perekonomian Indonesia dan khususnya Jatim,” katanya.

Jatim, lanjutnya, memegang peranan signifikan terhadap kinerja ekspor nasional dengan kontribusi sebesar 9,38 persen pada Januari - Maret 2023 dan berada pada urutan ketiga sebagai provinsi dengan kontribusi terbesar terhadap capaian kinerja ekspor nasional.

Nilai ekspor Jatim pada periode Januari - Maret 2023 mencapai USD 5,29 miliar, sedangkan ekspor non migas sebesar 5,05 miliar Dolar AS. Ekspor non migas masih memegang peranan penting sebagai kontributor utama terhadap taotal capaian kinerja ekspor. Pada Maret 2023, sebesar 95,33 persen ekspor Jatim ditopang oleh ekspor non migas. 

Baca Juga:Festival Olahraga Masyarakat Pertama Jatim Akan Digelar di Malang, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Ikut Memeriahkan

“Oleh karena itu, berbagai upaya dan stimulus bagi peningkatan kinerja ekspor non migas menjadi prioritas pemerintah. Salah satunya melalui kegiatan misi dagang dan investasi di negara mitra,” katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini