SuaraJatim.id - Tim dosen Institut Informatika Indonesia Surabaya melakukan kegiatan pengabdian Masyarakat dengan bekerja sama pihak gereja El-Shaddai Surabaya dalam memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada masyarakat warga sekitar wilayah gereja tersebut.
Pada kegiatan tim abdimas dari Institut Informatika Indonesia ini terdiri dari para dosen yang diketuai oleh Alexander Wirapraja, S.Kom., M.Kom., M.M dan dibantu oleh anggota tim yaitu Novi Tri Hariyanti, S.E., M.M., Ir. Raymond Sutjiadi, S.T., M.Kom dan Eddy Triswanto Setyoadi, S.T., M.Kom, dan tema pada pelatihan ini adalah pelatihan dan sosialisasi kewirausahaan digital paska pandemic covid 19 bagi generasi muda di wilayah sekitar gereja El-Shaddai Surabaya.
Kegiatan ini terlaksana dengan bantuan hibah pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Pada kegiatan ini seperti yang dituturkan oleh dosen sekaligus instruktur pelatihan Ibu Novi Tri Hariyanti S.E., MM peserta merupakan masyarakat umum yang terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok produktif dan kelompok non-produktif.
Kelompok produktif adalah kelompok yang telah memiliki usaha dan hendak mengembangkan usaha mereka namun terhambat atau mengalami penurunan akibat pandemic covid-19, sedangkan kelompok non-produktif adalah kelompok yang kehilangan pekerjaan akibat pandemic covid-19 atau belum mendapatkan pekerjaan sehingga melalui pelatihan ini akan diberikan pembekalan sebagai modal mereka dalam memulai usaha baru.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan materi-materi seperti: kewirausahaan digital termasuk dasar-dasar membangun dan menyusun anggaran usaha, bagaiamana memanfaatkan web marketplace, menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran dan praktek-praktek pengembangan usaha melalui kegiatan pengemasan dan pembuatan media promosi.
Ketua tim pengabdian masyarakat Alexander Wirapraja memaparkan hal ini sebagai upaya diseminasi bagi perguruan tinggi dalam menyebarluaskan ilmu kepada masyarakat dan berkontribusi langsung terhadap pemberdayaan masyarakat.
Harapan juga diungkapkan oleh tim pengabdian masyarakat bahwa kedepannya bahwa teknologi bukan lagi menjadi sesuatu yang asing namun dapat menjadi senjata yang ampuh dalam meningkatkan penjualan dan mendongkrak produktivitas UMKM khususnya di Indonesia