Mahfud MD Ingatkan Jangan Gunakan Kekuasaan dan Kewenangan untuk Mengatur Pemilu

Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) Mahfud MD mengingatkan kepada peserta Pemilu untuk tidak memanfaatkan kekuasan dan kewenangan.

Baehaqi Almutoif
Sabtu, 11 November 2023 | 22:40 WIB
Mahfud MD Ingatkan Jangan Gunakan Kekuasaan dan Kewenangan untuk Mengatur Pemilu
Bacawapres Mahfud MD saat acara relawan di Surabaya, Sabtu (11/11/2023) [beritajatim.com]

SuaraJatim.id - Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) Mahfud MD mengingatkan kepada peserta Pemilu untuk tidak memanfaatkan kekuasan dan kewenangan.

Imbauan tersebut disampaikan pria yang menjabat sebagai Menko Polhukam itu saat menghadiri acara relawan di Grha Mahameru Surabaya, Sabtu (11/11/2023).

“Di Surabaya ini saya ingin menyerukan, hendaknya masyarakat menyongsong dan melaksanakan Pemilu dengan jujur dan adil. Luber jurdil, sesuai dengan ketentuan Undang-undang Dasar. Itu hak konstitusional,” ujarnya dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Dia juga meminta agar Pemilu yang diselenggarakan pada tahun depan tersebut dapat berjalan tanpa ada penipuan dan paksaan. Semuanya harus transparan, jujur, dan adil.

Baca Juga:Kemensos Klaim Ribuan Penerima Bansos Telah Mandiri dengan Usahanya

“Jangan sampai ada pihak yang menggunakan kekuasaan dan kewenangannya untuk mengatur jalannya dan hasilnya Pemilu 2024. Saya ingin pemilu ini berjalan dengan transparan, agar menghasilkan pemimpin yang amanah sesuai keinginan dan kebutuhan rakyat,” tukasnya.

Pemilu yang berjalan dengan kecurangan menghasilkan pemimpin tak berkah. Dampaknya, negara tidak akan bisa mencapai kemajuan, ketentraman, dan kesejahteran.

“Penipuan di dalam pemilu itu tidak akan pernah memberi berkah. Kalau Indonesia melahirkan pemimpin karena kecurangan di dalam pelaksanaan pemilu, maka Indonesia tidak akan pernah baik,” ujarnya.

Mahfud MD juga menyinggung mengenai motto demokrasi Indonesia, yakni ‘vox populi vox dei’ atau ‘suara rakyat adalah suara Tuhan’. Menurutnya, ungkapan tersebut mempunyai arti mendalam.

"Ingat, Vox populi vox dei, suara rakyat itu adalah suara Tuhan. Tapi artinya rakyat bukan sama dengan Tuhan. Itu artinya Tuhan akan selalu membela rakyat yang memperjuangkan kebenaran. Itu arti Vox populi vox dei. Oleh sebab itu, siapa pun yang melawan aspirasi rakyat, yang menekan rakyat dengan cara tidak fair, maka aspirasi masyarakat akan mencari jalannya sendiri untuk menuju kemenangannya," bebernya.

Baca Juga:Penonton Berebut Shuttle Bus Usai Nonton Piala Dunia U-17, Dishub Surabaya Angkat Bicara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak