Viral Tetangga Buang Sampah di Teras Kos Mojokerto, Alasannya Bikin Ikut Geregetan

Beredar video seseorang perempuan di Sidoarjo membuang sampah di kos-kosan yang masih tetangganya.

Baehaqi Almutoif
Minggu, 21 Januari 2024 | 09:14 WIB
Viral Tetangga Buang Sampah di Teras Kos Mojokerto, Alasannya Bikin Ikut Geregetan
Foto terduga pelaku saat membuang sampah di teras tempat kos yang diposting di salah satu grup FB. [Beritajatim.com]

SuaraJatim.id - Beredar video seseorang perempuan di Sidoarjo membuang sampah di kos-kosan yang masih tetangganya.

Trisnowinanti Budi PD (58) membuang sampah di tempat kos RedDoorz Jalan Raya Ijen, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Belakangan diketahui alasan Trisnowati membuang sampah di teras rumah kos milik Theti Maharyati (43) tersebut. Diduga tempat kos tersebut digunakan sebagai tempat asusila.

“Karena saya risih, bukan lahannya dijadikan pembuangan sampah. Sampahnya itu banyak kondomnya, tisu. Jangan wis nganggu, sampah wis ganggu. Risih, sudah buat surat keberatan warga sini ke Wali Kota, Ning Ita waktu itu. Tidak ada tanggapan,” ujarnya dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Sabtu (20/1/2024).

Baca Juga:Modus Guru Ngaji Cabuli 4 Gadis di Mojokerto Bikin Geram, Modal Uang Rp50 Ribu

Dia menyebut, kos tersebut tidak seperti pada umumnya. Disewa hanya beberapa jam saja. Selain itu, sampah penghuni kos juga dibuang sembarangan.

Titus, sapaan akrabnya mengungkapkan, sampah-sampah dibuang seenaknya di jalan pemukiman warga. Bahkan, ada yang di lahan kebun pisang.

Pihaknya menepis anggapan membuang sampah di teras kos karena iri. “Risih bukan isi. Saya punya kamar kos juga tapi ada parkiran di dalam, jam 10 malam sudah tidak boleh keluar aturannya," katanya.

"Itu yang punya bukan orang sini, dulu namanya tempat kos Ayem Tentram sekarang berubah nama RedDoorz. Iya (dilaporkan polisi), belum ada panggilan. Saya juga buat laporan,” imbuhnya.

Sampah yang dibuang tersebut, kata dia, berasal dari penghuni kos RedDoorz.

Baca Juga:Penuturan Siska Mengenai Pemuja Setan Setelah Diperiksa Polisi, Terungkap Fakta Baru

“Bukan (sampah miliknya), sampahnya dia. Awalnya, bangun satu kamar di sisi utara minta tandatangan warga mendirikan tempat kos. Tiba-tiba namanya berubah nama, RedDoorz. 17 Juli 2023, warga membuat surat keberatan lagi tapi tidak ada respons. Ini tidak layak karena tidak sesuai syarat pendirian tempat kos,” tuturnya.

Tidak hanya sampah, parkir penghuni kos RedDoorz yang tidak rapi juga mengganggu. Penghuni kos miliknya tidak bisa keluar karena terhalang.

“Parkir mobil di trotoar, depan rumah. Saya mau ibadah pagi, tidak bisa. Teriak-teriak (minta mobil dipindah). Saya bukan iri tapi saya risih, saya melakukan itu (membuang sampah ke teras tempat kos) sebagai peringatan tapi tetap di lakukan. Kan bisa taruh tempat sampah di teras kamar,” bebernya.

Sebelumnya, postingan akun pengguna media sosial (medsos) di salah satu grup Facebook (FB) viral. Dalam postingan tersebut menjelaskan, jika tetangga tempat kos di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dengan sengaja membuang sampah ke teras tempat kos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak