Pemkab Kediri Turun Tangan, Nasib Bocah Korban Selamat dari Pembunuhan Satu Keluarga Terjamin

Pemkab Kediri memastikan korban selamat akan mendapat jaminan hidup hingga menginjak remaja.

Baehaqi Almutoif
Senin, 09 Desember 2024 | 06:47 WIB
Pemkab Kediri Turun Tangan, Nasib Bocah Korban Selamat dari Pembunuhan Satu Keluarga Terjamin
Ilustrasi bocah 10 tahun sakit.

SuaraJatim.id - Samuel Putra Yordaniel (10) menjadi satu-satunya korban selamat dari pembunuhan sekeluarga di Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri beberapa waktu lalu.

Ayahnya Agus Komarudin, ibunya Kristina dan kakaknya Christian Agusta Wiratmaja Putra meninggal dunia. Pelakunya, Yusa Cahyo Utomo, adik kandung dari korban perempuan sudah tertangkap.

Pemkab Kediri memastikan korban selamat akan mendapat jaminan hidup hingga menginjak remaja.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberi jaminan korban Samuel untuk bisa tumbuh dan berkembang seperti anak-anak lainnya.

Baca Juga:Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Kediri Tertangkap, Pemicunya Gegera Tak Diutangi

Langkah awal yakni dengan memberikan pendampingan psikologi untuk pemulihan mental korban. Setelah itu akan dipenuhi semua kebutuhan pendidikan dan hidupnya.

"Untuk kebutuhan sekolah, kebutuhan untuk hidup dan sebagainya nanti kami yang tanggung," katanya, Minggu (8/12/2024).

Bupati yang akrab disapa Dhito mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak rumah sakit terkait kondisi pasien. Sejauh ini kondisinya sudah berangsur stabil, hanya masih trauma.

"Karena bagaimanapun si adik ini menyaksikan langsung kejadian di mana terjadi pembunuhan terhadap kedua orang tua dan kakaknya," kata dia.

Dhito menyebut telah berkoordinasi dengan keluarga korban Samuel untuk memastikan hak asuh sang anak. "Kemungkinan besar keluarga dari pihak bapaknya yang akan merawat," kata Dhito.

Baca Juga:Satu Keluarga di Kediri Tewas Diduga Korban Pembunuhan, Satu Orang Kritis

Kepala RS Bhayangkara Kediri Kombes Pol Agung Hadi Wijanarko menuturkan, korban sudah mulai membaik. Pendarahan di kepala telah tertangani dengan baik.

Namun secara psikologi mengalami trauma, karena diduga korban melihat dan mendengar langsung tragedi memilukan tersebut. "Sehingga, kalau bertemu orang baru dia merasa ketakutan," kata dia.

Pihak rumah sakit juga melakukan pemulihan psikologi pasien dengan memberikan pendampingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak