Pertamina Kembangkan Energi Baru Terbarukan, Gandeng Filipina dan Cina

Pertamina genjot EBT, kerjasama dengan Filipina & Cina. Fokus geothermal & komersialisasi karbon (jual karbon hasil pembakaran ke industri). Sosialisasi terus dilakukan.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 30 Juli 2025 | 18:38 WIB
Pertamina Kembangkan Energi Baru Terbarukan, Gandeng Filipina dan Cina
Analis Government Relation Corporate Communication & Stakeholder Management Pertamina, Arif Mulizar, saat memberikan keterangan dalam Konferensi Pers UKW 2025 di Surabaya. [Suara.com/Dimas Angga]

SuaraJatim.id - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam transisi energi dan pemanfaatan potensi sumber daya alam nasional.

Bahkan, Pertamina kini menjalin kerja sama dengan dua negara Asia, yakni Filipina dan Cina, guna memperluas pengembangan EBT.

Hal tersebut disampaikan oleh Analis Government Relation Corporate Communication & Stakeholder Management Pertamina, Arif Mulizar, dalam Konferensi Pers Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar LKBN Antara di Surabaya, Selasa (30/7/2025).

“Posisi Pertamina adalah mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait pengembangan energi baru terbarukan. Mayoritas proyek EBT saat ini dikelola oleh BUMN, khususnya di sektor kelistrikan. Pertamina hadir sebagai pendukung dalam ekosistem tersebut,” jelas Arif.

Baca Juga:Nekat Jalankan Bisnis Pengoplosan Elpiji, Pekerja di Malang Alami Luka Bakar

Komersialisasi Karbon sebagai Peluang Energi Baru

Salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan Pertamina adalah pemanfaatan karbon. Arif menjelaskan bahwa meski karbon selama ini dianggap tidak bernilai, kini justru bisa dikomersialkan.

Karbon hasil pembakaran dapat dijual kembali kepada sektor industri, terutama penerbangan, sebagai bentuk offset emisi karbon.

“Karbon yang dulu dipandang sebelah mata, kini bisa menjadi komoditas. Satu ton karbon bahkan bisa dijual dengan harga sekitar Rp65 ribu. Harapannya, ke depan bisa terbentuk ekosistem karbon yang sehat dan mungkin diwajibkan di sektor tertentu,” ungkapnya.

Namun, Arif menegaskan bahwa komersialisasi karbon ini masih terbatas pada sektor industri, belum untuk masyarakat umum. Upaya ini tetap menjadi bagian dari strategi besar dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional berbasis EBT.

Baca Juga:Tangki SPBU Tempurejo Kediri Dikosongkan, Pertamina Teliti Kandungan Air di Rumah Warga

Dua Proyek EBT Pertamina: Geothermal dan Karbon

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan bahwa saat ini Pertamina tengah menjalankan dua proyek utama dalam pengembangan energi baru terbarukan, yaitu pengembangan panas bumi (geothermal) dan pengelolaan karbon.

“Geothermal berasal dari sumber panas bumi seperti yang ada di kawasan Gunung Merapi. Memang wilayah tersebut rentan terhadap gempa vulkanik. Namun, pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) menghasilkan karbon yang bisa dikelola kembali,” terangnya.

Meski begitu, ia mengakui bahwa masih ada kekhawatiran dari masyarakat terkait dampak lingkungan dari pengeboran untuk PLTP. Namun, Pertamina berkomitmen untuk menjalankan sosialisasi yang masif agar masyarakat memahami manfaat proyek tersebut, terutama dalam mendongkrak perekonomian lokal.

“Beberapa wilayah yang dibangun PLTP justru mengalami kemajuan ekonomi yang signifikan. Kami akan terus berupaya melakukan sosialisasi yang tepat agar pemahaman masyarakat semakin meningkat,” tutup Arif. (Dimas Angga Perkasa)

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak