Gula Petani Mangkrak di Gudang, Ultimatum Mogok Massal Ancam Gagalkan Swasembada Gula Nasional

Puluhan ribu ton gula petani di Jawa Timur tak terserap pasar. Mereka tagih janji pemerintah Rp1,5 T dan ancam mogok massal yang bisa gagalkan swasembada gula.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 15 Agustus 2025 | 20:46 WIB
Gula Petani Mangkrak di Gudang, Ultimatum Mogok Massal Ancam Gagalkan Swasembada Gula Nasional
Ilustrasi ladang tebu - (Pixabay/Momolebo2020)

SuaraJatim.id - Ratusan petani tebu dari berbagai daerah di Jawa Timur berkumpul di Surabaya pada Jumat (15/8/2025), menyuarakan satu masalah pelik: puluhan ribu ton gula hasil panen mereka mangkrak di gudang, tidak terserap pasar.

Kondisi ini membuat mereka terancam gulung tikar dan melayangkan ultimatum serius: mogok massal yang berpotensi menggagalkan target swasembada gula nasional.

Situasi para petani kini berada di titik kritis. Uang tak berputar, sementara biaya operasional terus berjalan. Mereka menagih janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi.

Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Sunardi Eko Sukamto, mengungkapkan bahwa para petani tebu di Jatim sudah tidak sanggup lagi menjalankan operasional akibat gula yang menumpuk.

Baca Juga:Jawa Timur Terancam Kehilangan Triliunan, DPRD Usulkan Solusi Maksimalkan PAD

Total, ada 76.700 ton gula petani yang tidak laku di pasaran Jawa Timur.

"Kami sudah kewalahan luar biasa. Jadi sulit meneruskan tebang angkut dan pembiayaan di kebun kami sudah putus-putus bahkan beberapa pabrik gula (PG) ini sudah tidak bisa giling sebagian dan sisi lain gudang gulanya juga penuh karena gula tidak keluar," kata Sunardi di Surabaya, Jumat (15/8/2025).

Janji Pemerintah Ditagih

Celurit Gibran Copot saat Panen Tebu
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat panen Tebu. [Istimewa]

Para petani kini menggantungkan harapan pada janji Menteri Pertanian yang akan membantu menyerap gula mereka.

Salah satu skema yang dijanjikan adalah pencairan dana sebesar Rp 1,5 Triliun dari Danantara ke Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) untuk membeli gula petani.

Baca Juga:Gubernur Khofifah Resmikan Kantor DPD RI Jawa Timur Bersama dengan Ketua DPD RI

Namun, jika janji tersebut tak kunjung ditepati, Sunardi memastikan para petani tidak punya pilihan lain selain berhenti berproduksi dan turun ke jalan.

"Kalau dana itu tidak cair dan pemerintah tidak serius merawat petani, maka Indonesia hanya mimpi swasembada gula karena pemerintah tidak serius menangani petani," tegasnya.

"Dan jika anggaran Rp 1,5 Triliun yang dijanjikan tidak terealisasi, mungkin kami tidak menanam tebu, dan kami lakukan aksi demonstrasi besar-besaran, kami petani tebu akan mogok massal," tambahnya.

Impor Gula Rafinasi Dituding Jadi Biang Kerok

Ilustrasi gula. (Shutterstock)
Ilustrasi gula. (Shutterstock)

Dewan Pembina DPD APTRI, Arum Sabil, menyebut kondisi petani tebu saat ini sudah babak belur. Salah satu penyebab utamanya adalah serbuan impor gula rafinasi yang merembes ke pasar konsumsi, membuat harga gula lokal anjlok dan pedagang enggan menyerap produksi petani.

"Para pedagang sekarang ini kan rata-rata tiarap tidak membeli gula petani, karena hari ini membeli, kemudian sore itu tiba-tiba sudah ada kabar harga (turun akibat gula rafinasi), psikologisnya turun sehingga mereka takut," jelas Arum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini