-
Forensik temukan tulang baru di lokasi kerangka manusia.
-
Identitas korban belum pasti karena tes DNA ditolak.
-
Polisi lanjutkan penyelidikan kerangka manusia di Sampang.
4. Keluarga Klaim Hubungan Darah
Pihak yang mengaku keluarga korban terdiri dari kakak kandung, mertua, hingga anak korban. Mereka meminta agar kerangka dipindahkan dan dimakamkan di alamat keluarga di Surabaya.
“Ada beberapa orang datang mengaku keluarga korban. Mereka meminta agar kerangka tersebut dipindahkan ke alamat keluarga untuk dimakamkan di sana,” terang AKP Eko Puji Waluyo.
5. Penolakan Tes DNA Hambat Identifikasi
Meski kerangka telah dipindahkan, polisi menegaskan identitas korban belum bisa dipastikan secara yuridis. Hal ini karena pihak yang mengaku keluarga menolak dilakukan tes DNA.
Penolakan tersebut membuat polisi masih mengandalkan hasil olah TKP lanjutan serta pemeriksaan forensik untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian kerangka manusia di Sampang.