5 Fakta Kepsek SD Situbondo Dibacok Pagi-pagi Pakai Celurit, Wajah dan Kepala Luka-luka

Kasus pembacokan seorang kepala sekolah (Kepsek) SD di Situbondo menggegerkan warga Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Riki Chandra
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:17 WIB
5 Fakta Kepsek SD Situbondo Dibacok Pagi-pagi Pakai Celurit, Wajah dan Kepala Luka-luka
Polres Situbondo. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  •  Kepala SD di Situbondo dibacok saat berangkat kerja pagi hari.

  • Pelaku diamankan polisi dengan barang bukti sebilah celurit.

  • Motif pembacokan diduga kuat karena dendam pribadi lama.

SuaraJatim.id - Kasus pembacokan seorang kepala sekolah (Kepsek) SD di Situbondo menggegerkan warga Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Korban dihadang serangan senjata tajam saat berangkat kerja dan pelaku berhasil diamankan polisi bersama barang bukti sebilah celurit.

Peristiwa pembacokan Kepsek di Situbondo ini terjadi pada Selasa (27/1/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Korban diketahui bernama Sanusi Amrin (58), Kepala SDN 2 Bungatan, yang diserang saat mengendarai sepeda motor menuju tempat kerjanya. Insiden ini langsung ditangani oleh jajaran Satreskrim Polres Situbondo.

Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, mengatakan bahwa pelaku berinisial SDH (57), warga Desa/Kecamatan Bungatan, telah ditangkap dan ditahan untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait pembacokan kepala sekolah di Situbondo tersebut.

"Kami juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melengkapi administrasi penyidikan agar kasus ini segera tuntas," ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Sementara itu, kondisi korban Sanusi Amrin masih dalam penanganan medis serius. Ia dirawat di ruang ICU RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo akibat luka serius di bagian wajah dan kepala.

Agung menjelaskan, pelaku menghadang korban secara tiba-tiba di jalan. Cekcok mulut pun terjadi hingga berujung aksi kekerasan menggunakan senjata tajam.

"Pelaku diduga punya dendam lama terhadap korban, saat perselisihan memuncak di lokasi, pelaku mengayunkan sebilah celurit ke arah wajah dan kepala korban," kata Agung.

Berikut fakta-faktanya.

1. Korban Kepala SDN 2 Bungatan

Korban dalam peristiwa ini adalah Sanusi Amrin (58), yang menjabat sebagai Kepala SDN 2 Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Ia dikenal sebagai aparatur sipil negara yang aktif menjalankan tugas pendidikan di wilayah tersebut.

Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor menuju sekolah. Serangan terjadi di perjalanan, sehingga korban tidak sempat menghindar dari serangan pelaku.

2. Pelaku Warga Satu Kecamatan

Pelaku berinisial SDH (57) merupakan warga Desa/Kecamatan Bungatan, Situbondo. Polisi menyebut pelaku sudah diamankan tak lama setelah kejadian.

Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolres Situbondo dan menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap secara lengkap kronologi serta motif kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak