- Tiga rumah warga di Jombang hangus terbakar akibat korsleting listrik pada Jumat dini hari, 7 Agustus 2026.
- Tim pemadam kebakaran bersama warga berhasil memadamkan api setelah melakukan penanganan selama hampir empat jam di lokasi kejadian.
- Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
SuaraJatim.id - Kebakaran menghanguskan tiga rumah warga di Dusun Bakalan, Desa Kebonagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (7/8/2026) dini hari.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik dengan cepat membesar karena bangunan didominasi material kayu, sehingga merambat ke rumah di sekitarnya.
Rumah milik Wari (73) diduga menjadi titik awal munculnya api. Dalam waktu singkat, kobaran membesar dan menjalar ke rumah milik Warinten serta Ardiya Bagas yang berada berdekatan. Total tiga rumah terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di rumah Wari.
Baca Juga:Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam
"Rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya," ujar Wiku melansir Beritajatim--jaringan Suara.com.
Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 00.01 WIB. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api dan tiupan angin membuat upaya tersebut tidak berhasil menghentikan penyebaran api.
Perangkat desa kemudian melaporkan kejadian itu ke Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ploso pada pukul 00.05 WIB. Dua menit kemudian, petugas memberangkatkan satu unit mobil pemadam kebakaran, dua unit mobil suplai air, beserta personel menuju lokasi.
Tim pemadam tiba sekitar pukul 00.15 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Proses penanganan melibatkan Pos Damkar Jombang, BPBD Provinsi Jawa Timur, PLN Ploso, Polsek Ploso, Koramil Ploso, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Setelah hampir empat jam melakukan penanganan, operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 03.50 WIB.
Baca Juga:Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran menyebabkan tiga rumah mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama pada rumah-rumah dengan konstruksi yang mudah terbakar, guna mengurangi risiko terjadinya kebakaran.