Mahasiswa Cipayung Plus Turun ke Jalan, Kebijakan Prabowo Dinilai Tak Pro Rakyat

Aliansi Cipayung Plus Surabaya demo di DPRD menolak kenaikan harga BBM dan RUU Polri. Mahasiswa menilai kebijakan pemerintah membebani rakyat dan mengancam demokrasi.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 15 Juni 2026 | 18:45 WIB
Mahasiswa Cipayung Plus Turun ke Jalan, Kebijakan Prabowo Dinilai Tak Pro Rakyat
Mahasiswa membakar ban di depan Gedung DPRD Kota Surabaya. (Suara/Dimas Angga)
Baca 10 detik
  • Aliansi Cipayung Plus Surabaya berunjuk rasa di Gedung DPRD Surabaya pada Senin (15/6/2026) menolak kenaikan harga BBM.
  • Mahasiswa memprotes rencana pengesahan RUU Polri karena dianggap berpotensi memperluas kewenangan serta mempersempit ruang kebebasan sipil masyarakat.
  • Demonstran mendesak DPRD Surabaya segera menyampaikan aspirasi publik kepada pemerintah pusat untuk mengevaluasi kebijakan yang membebani masyarakat.

SuaraJatim.id - Gelombang kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menguat dari jalanan. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Kota Surabaya menggeruduk Gedung DPRD Surabaya, Senin (15/6/2026), membawa dua isu besar yang dinilai paling membebani rakyat saat ini: kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri.

Dalam aksi ini, mahasiswa menilai kebijakan pemerintah semakin menjauh dari kepentingan masyarakat. Kenaikan harga Pertamax disebut menjadi pemicu memburuknya daya beli warga karena berdampak langsung terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.

Koordinator aksi, Arsyad Habibillah, menegaskan demonstrasi tersebut merupakan hasil konsolidasi berbagai organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Surabaya untuk menyuarakan keresahan publik terhadap kondisi ekonomi nasional.

“Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan saat ini tidak berpihak kepada rakyat. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat kecil,” ujarnya pada awak media.

Baca Juga:Gubernur Khofifah Kuatkan Daya Beli Lewat Pasar Murah, Kendalikan Inflasi dan Sediakan Bahan Pokok

BBM Naik, Mahasiswa Soroti Beban Rumah Tangga

Mahasiswa menilai kenaikan harga BBM tidak bisa dipandang sebagai persoalan energi semata. Menurut mereka, efek berantainya telah menekan kehidupan masyarakat, mulai dari naiknya ongkos distribusi hingga melambungnya harga bahan pokok.

Dalam orasinya, massa menyoroti semakin beratnya beban ekonomi rumah tangga di tengah melemahnya nilai tukar rupiah dan meningkatnya biaya hidup. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga ikut menjadi sorotan karena dinilai belum menyentuh sasaran secara optimal.

Mereka mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan yang harus menghadapi kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

“BBM naik, harga bahan pokok ikut naik. Yang paling merasakan adalah masyarakat kecil dan ibu rumah tangga yang setiap hari harus memenuhi kebutuhan keluarga,” kata Arsyad.

Baca Juga:Akal Bulus Ibu-Anak Buronan Bank Jatim Berakhir: 2 Tahun Hilang, Kini Masuk Bui

Atas kondisi tersebut, mahasiswa mendesak DPRD Surabaya tidak sekadar menjadi penonton, tetapi aktif menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat agar kebijakan yang dianggap membebani rakyat dapat dievaluasi.

RUU Polri Dinilai Berpotensi Persempit Demokrasi

Selain persoalan ekonomi, aksi juga diwarnai penolakan terhadap RUU Polri yang saat ini menjadi perbincangan publik. Mahasiswa menilai rancangan regulasi tersebut berpotensi memperbesar kewenangan kepolisian dan mempersempit ruang kebebasan sipil.

Menurut mereka, Indonesia justru membutuhkan reformasi institusi penegak hukum, bukan perluasan kewenangan yang dikhawatirkan dapat memicu praktik represif terhadap kelompok kritis, termasuk mahasiswa.

Arsyad menyebut berbagai kasus penanganan aksi demonstrasi yang berujung pada penangkapan aktivis dan mahasiswa menjadi alasan kuat bagi mereka untuk menolak pengesahan regulasi tersebut.

“Yang dibutuhkan hari ini adalah reformasi di tubuh Polri. Jangan sampai ruang demokrasi semakin menyempit ketika masyarakat dan mahasiswa menyampaikan kritik,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini