Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Dua oknum polisi berinisial P dan D memeras tiga pemuda di Desa Petung, Gresik, terkait kasus judi online

Wakos Reza Gautama
Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:09 WIB
Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa
Dua oknum anggota kepolisian diamankan setelah diduga melakukan pemerasan terhadap warga Desa Petung, Kecamatan Panceng, Gresik, yang dituding terlibat kasus judi online (Judol). [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Dua oknum polisi berinisial P dan D memeras tiga pemuda di Desa Petung, Gresik, terkait kasus judi online pada Minggu, 16 Agustus 2026.
  • Warga Desa Petung mengepung Balai Desa dan menghakimi kedua pelaku karena marah atas tindakan pemerasan uang damai berkedok penegakan hukum.
  • Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengonfirmasi bahwa kedua oknum polisi tersebut telah diamankan dan ditahan pada Selasa, 18 Agustus 2026.

SuaraJatim.id - Ratusan warga Desa Petung, Kecamatan Panceng, Gresik, tumpah ruah ke jalan, mengepung Balai Desa dengan amarah yang nyaris tak terkendali.

Di tengah kepungan itu, dua oknum polisi berinisial P dan D hanya bisa tertunduk saat hukum yang mereka salahgunakan justru berbalik menyerang mereka sendiri.

Drama ini bermula dari aroma pemerasan yang terendus tajam oleh warga. P dan D, dua anggota yang bertugas di Polsek Duduksampeyan, diduga memanfaatkan isu judi online (judol) yang tengah marak.

Bukannya melakukan penegakan hukum sesuai prosedur, kedua oknum ini justru mendatangi rumah tiga pemuda desa dan melayangkan tudingan keterlibatan judol.

Baca Juga:Ledakan Molotov Hantam Dua Pos Polisi Surabaya: Satu Polisi Terluka Pelaku Akhirnya Tertangkap

Namun, alih-alih borgol yang dikeluarkan, mereka justru menyodorkan angka. Uang damai sebesar puluhan juta rupiah diduga menjadi mahar agar kasus tersebut tak berlanjut ke meja hijau.

"Awalnya ada tiga warga yang didatangi dan dituding jaringan judol. Masing-masing diminta uang damai," ungkap Hafidz, salah satu warga setempat dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Ketamakan rupanya menjadi bumerang. Merasa mendapat mangsa empuk, P dan D kembali menyatroni rumah warga lain pada Minggu malam (16/8/2026) untuk meminta uang tambahan. Namun, mereka tak sadar bahwa warga Desa Petung sudah mencium pola busuk tersebut. Gerak-gerik mereka dipantau ketat.

Puncaknya terjadi saat proses mediasi di Balai Desa. Niat hati ingin menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, kedua oknum ini justru terjebak dalam kepungan massa yang sudah muak.

Situasi memanas. Teriakan protes berubah menjadi aksi fisik. Bogem mentah sempat melayang ke arah kedua polisi tersebut sebelum akhirnya petugas dari Polres Gresik tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dramatis.

Baca Juga:Brio Melesat Menembus Api: Tragedi Berdarah di Ruas Tol Sumo Gresik

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, memastikan bahwa P dan D kini tidak lagi bisa menghirup udara bebas.

"Sudah kami amankan dan langsung diberi tindakan tegas berupa penahanan usai menjalani pemeriksaan dari Propam," tegas AKBP Ramadhan kepada media, Selasa (18/8/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak