- Pemkab Probolinggo menyalurkan bantuan tahap kedua untuk korban gempa di NTT pada Rabu, 26 Agustus 2026.
- Bantuan kemanusiaan dari OPD dan Dharma Wanita Persatuan tersebut dikirim menggunakan tiga kendaraan melalui BPBD Jawa Timur.
- Pengiriman bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban korban gempa dan mendukung proses pemulihan pascabencana di NTT.
SuaraJatim.id - Pemkab Probolinggo, kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengiriman ini menjadi bantuan tahap kedua yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak bencana.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo, Anang Budi Yoelijanto, mengatakan bantuan tersebut dihimpun dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo serta Dharma Wanita Persatuan (DWP).
"Pengiriman bantuan kali ini merupakan yang kedua dilakukan Pemkab Probolinggo. Bantuan dihimpun dari kepedulian berbagai OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo serta organisasi Dharma Wanita Persatuan," kata Anang, Rabu (26/8/2026).
Baca Juga:Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
Dalam pengiriman kali ini, sebanyak tiga kendaraan dikerahkan untuk mengangkut bantuan. Selanjutnya, bantuan disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur sebelum diteruskan kepada masyarakat terdampak di NTT.
Menurut Anang, aksi kemanusiaan tersebut semakin bermakna karena dilakukan bertepatan dengan suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang tengah menjalani masa pemulihan pascagempa.
"Semoga apa yang sedikit kami berikan bagi saudara-saudara kami di NTT mampu membantu meringankan beban mereka," ujarnya.
Pemkab Probolinggo juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat maupun organisasi yang ingin memberikan bantuan. Sebab, proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan dukungan berkelanjutan.
Baca Juga:Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
Anang pun mengajak masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk terus menjaga semangat kepedulian dan gotong royong, terutama dalam membantu sesama yang sedang menghadapi kesulitan.
[ANTARA]