Perluas Akses Bahan Pokok Harga Terjangkau Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah Pacitan

Pasar murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani
Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:17 WIB
Perluas Akses Bahan Pokok Harga Terjangkau Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah Pacitan
Pasar Murah di Pacitan yang digelar Gubernur Provinsi Jawa Timur. (Dok. Pemprov Jatim)

SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Memasuki pelaksanaan ke-166, pasar murah kali ini berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, minggu lalu.

Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga daya beli masyarakat, meringankan pengeluaran rumah tangga, sekaligus mendukung pengendalian inflasi melalui penyediaan bahan pangan dengan harga di bawah harga pasar.

Pasar murah yang disambut antusias warga tersebut menyediakan beragam kebutuhan pokok, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, daging ayam ras, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga tepung terigu. Kegiatan berlangsung sejak siang hingga sore dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berbelanja berbagai kebutuhan dapur dalam satu lokasi.

Gubernur Khofifah mengatakan, pasar murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melalui kegiatan yang digelar di berbagai daerah di Jawa Timur, pemerintah berupaya mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga:Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

“Kami ingin masyarakat semakin mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Pasar murah ini menjadi ikhtiar bersama untuk membantu meringankan pengeluaran keluarga sekaligus menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, pelaksanaan pasar murah di berbagai titik juga diharapkan dapat membantu mengendalikan inflasi, terutama melalui upaya menjaga keterjangkauan harga komoditas pangan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Kita lakukan diberbagai titik, harapannya bisa mendekatkan penjangkauan daya beli masyarakat, kedua ini pasti penetrasi inflasi,” katanya.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian dalam pasar murah tersebut adalah beras. Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual seharga Rp11.000 per kilogram atau Rp55.000 per sak berisi lima kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP sebesar Rp12.500 per kilogram. Sebagai pembanding, harga beras medium di Kabupaten Pacitan tercatat Rp13.416 per kilogram.

Sementara itu, beras premium ditawarkan dengan harga Rp14.000 per kilogram atau Rp70.000 per sak berisi lima kilogram. Harga tersebut juga lebih rendah dibandingkan harga beras premium di Kabupaten Pacitan yang tercatat Rp14.800 per kilogram.

Baca Juga:Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Selain beras, tersedia 200 kilogram gula pasir yang dijual seharga Rp14.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga di Kabupaten Pacitan sebesar Rp18.000 per kilogram. Minyak goreng juga disediakan sebanyak 240 liter dengan harga Rp13.000 per liter.

Untuk memenuhi kebutuhan protein hewani, pasar murah menyediakan 200 kemasan telur ayam ras dengan harga Rp20.000 per kemasan serta 100 kemasan daging ayam ras seharga Rp32.000 per kemasan.

Masyarakat juga dapat membeli paket cabai merah besar dan cabai rawit merah seharga Rp5.000 per paket berisi 200 gram. Total pasokan cabai yang disediakan mencapai 30 kilogram.

Adapun bawang merah dan bawang putih masing-masing tersedia sebanyak 20 kilogram. Kedua komoditas tersebut dijual seharga Rp6.000 per kemasan 250 gram atau setara Rp24.000 per kilogram. Harga itu lebih rendah dibandingkan harga masing-masing komoditas di Kabupaten Pacitan yang tercatat Rp28.666 per kilogram.

Untuk kebutuhan lainnya, tersedia 50 kilogram tepung terigu dengan harga Rp10.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga di Kabupaten Pacitan sebesar Rp12.166 per kilogram.

Khofifah menegaskan, keterjangkauan harga perlu diimbangi dengan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi. Maka, upaya menjaga stabilitas pangan membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak