SuaraJatim.id - Zainuddin memboyong istri dan empat anaknya untuk ikut istigasah ke Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Namun sebelum pamit, Zainuddin ternyata sudah menjual rumahnya seharga Rp 35 juta.
Nanik Masruroh mengaku tak bisa mencegah kemauan sang anak angkatnya itu karena beralasan mau mengikut acara doa bersama di ponpes tersebut.
“Pamitnya mau istigasah ke Kasembon, Malang. Masak saya cegah,” ungkap ayah angkat Nanik Masruroh, Nur Hayat (66), Jumat (15/3/2019)
Dia mengaku tak tahu alasan kepergian anaknya itu lantaran meyakini bahwa kiamat sudah dekat seperti dilakukan warga di Kabupaten Ponorogo ataupun ada faktor lainnya. Namun, jika kepergiannya itu lantaran faktor kiamat, dipastikan kepergiannya akan dicegahnya.
“Yang jelas pamitnya, mau istigosah. Masak mau ngaji dilarang. Kalau tahu karena alasan kiamat, ya pasti saya marahi. Anaknya ada yang mondok disana makanya tidak saya larang tapi kok jual rumah, katanya laku Rp35 juta. Masak rumah laku segitu,” katanya.
Lantaran sempat dilarang polisi, Nur pun tak bisa bertemu anak, menantu dan cucunya. Namun, dia menyampaikan Zainuddin sempat berjanji akan kembali ke rumah pada Minggu (3/3/2019) lalu.
“Anak-anaknya pintar-pintar, yang nomor dua dan tiga kembar. Dia anak angkat, saya asuh sejak bayi. Kalau menantu saya itu, dari pondok di Malang itu. Ayahnya juga di sana, meninggal kemudian diteruskan menantu saya. Katanya dia pimpinan di sini,” ujarnya.
Dia menambahkan, hampir setiap minggu ada jemaah yang datang ke rumah anaknya dan mengaji. Namun untuk harinya, tidak tentu dan diikuti hanya beberapa jemaah saja. Ia juga tidak memperhatikan terkait ajaran yang diajarkan menantunya tersebut.
“Kalau ngaji keras, kadang ada empat, lima, enam orang yang datang. Kalau harinya tidak pasti tapi dia tidak pernah menyapa saya. Kalau rumah itu dijual ke pamannya, ya yang penting tidak pindah ke orang lain. Saya berharap mereka pulang,” pungkasnya
Baca Juga: Luis Enrique Coret Nama Pemain Real Madrid dan Atletico
Berita Terkait
-
Ketakutan Isu Kiamat, Pasutri Rela Jual Motor hingga Tebok Tabungan
-
Katimun Hanya Sampaikan ke Jamaah Soal Tanda-tanda Akhir Zaman
-
Bantah Keluarkan Fatwa Kiamat, Pengasuh Ponpes Ini Sampaikan Klarifikasi
-
Isu Kiamat, Keluarga di Jombang Jual Murah Rumahnya untuk Bekal Pindah
-
Mencari Dalang Penyebar Isu Kiamat di Ponorogo
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim
-
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8
-
Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban
-
Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir