SuaraJatim.id - Calon Presiden (Capres) petahana Joko Widodo akan melakukan kampanye tertutup di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur Senin (25/3/2019), hari ini. Alasan Jokowi memilih di GOR Ken Arok di Malang untuk melaksanakan kampanye Pilpres 2019 lantaran dianggap memiliki sejarah panjang di tanah air.
Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari mengungkapkan bukti sejarah panjang itu adalah Kerajaan Singhasari, dengan Raja Ken Arok. Itu menjadi semangat tersendiri bagi Jokowi untuk datang ke Malang. Selain itu, di era modern banyak tokoh cendekiawan dari Malang.
“Kenapa pemilihan tempat di Gor Ken Arok. Ada makna historis Ken Arok, Raja Singosari, ini menjadi semangat tersendiri. Di Malang juga banyak tokoh cendekiawan,” papar Sri Untari seperti dikutip Beritajatim.com.
Selain itu, wilayah Malang Raya juga cukup luas. Mencakup Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Di Jawa Timur, wilayah Malang Raya menjadi salah satu basis pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Bagi kami Malang merupakan basis yang penting. Kami menargetkan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin memenangi perolehan Pilpres setidaknya 70% di Jatim,” tandas Sri Untari.
Sementara itu, dalam agenda kampanye di Jatim. Jokowi terlebih dahulu akan hadir di Jember dan Banyuwangi. Setelah itu, Jokowi akan menyapa masyarakat Malang Raya di Gor Ken Arok.
Berita Terkait
-
Jokowi Targetkan Perolehan Suara Hingga 62 Persen di Pilpres 2019
-
Sandiaga Uno Minta OK OCE 4.0 Tak Melulu Dikaitkan Pilpres 2019
-
Jokowi Beri Target Dapat 70 Persen Suara Pemilih di Yogyakarta
-
Ketua Dewan Pers: Peran Pers Meredup di Pemilu 2019
-
Ditetapkan! Ini Format Baru dalam Debat Keempat Pilpres 2019
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
KTP Ada di Dompet, Tapi Namanya Gentayangan: Skandal ASN Sumenep Curi Identitas Sopir
-
Kecelakaan Beruntun di Madiun: Rem Mendadak Bus Jaya Jadi Mimpi Buruk Truk J&T
-
Nyawa Pelajar Sampang Melayang, Penabrak Hilang di Kegelapan Malam
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Viral Rembesan di Tanggul Porong Sidoarjo: Ini Hasil Pengecekan BPBD