SuaraJatim.id - Seorang nenek berumur 80 tahun berinisial N pensiunan perawat kesehatan diduga telah melakukan praktek aborsi ilegal selama puluhan tahun di rumahnya di Jalan HOS Tjokroaminoto Kota Blitar, Jawa Timur.
Nenek renta yang kini menggunakan bantuan kursi roda untuk berjalan itu, terpaksa berurusan dengan petugas Satreskrim Polres Blitar Kota usai terungkap dalam penyelidikan.
"Akan segera kami tingkatan statusnya ke penyidikan," ujar Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Rabu (27/3/2019).
Dalam proses penyelidikan, polisi mendapati N hendak memulai praktik aborsi terhadap seorang pasien, sebut saja bernama Bunga, gadis berusia 21 tahun. Sedangkan usia kehamilan Bunga baru mencapai empat minggu.
Berdasarkan keterangan saksi Bunga, N memungut biaya sebesar Rp 5 juta kepada dirinya.
Kepada polisi, N mengaku menjual jasa aborsi sejak pensiun dari profesinya sebagai perawat kesehatan sekitar 25 tahun yang lalu.
N juga mengaku hanya bersedia membantu aborsi wanita yang umur kandungannya tidak lebih dari empat minggu.
Heri mengatakan N melakukan praktek aborsi dengan menggunakan prosedur medis yang standar yaitu dengan pemberian obat dan peralatan medis untuk mengeluarkan janin dari kandungan pasien.
Kontributor : Agus H
Baca Juga: Cerita Nur Dhania, Gadis Indonesia yang Ajak Keluarga ke Suriah Gabung ISIS
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"