SuaraJatim.id - Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, Jawa Timur Sulistyo terpaksa harus dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara lantaran tersengat listrik saat memimpin rekapitulasi suara Pemilu serentak 2019, Kamis (25/4/2019).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, ketika korban hendak membuka kegiatan rekapitulasi suara. Saat memegang microphone, korban langsung tersengat aliran listrik.
"Saya sedang mengurusi absen. Ada salah seorang saksi melihat, kondisi korban berdiri dan tiba-tiba lemas. Untuk tidak sampai jatuh. Kemudian temen temen membawanya duduk di kursi ini," kata Riyanti, anggota PPK Kecamatan Semen di lokasi rekapitulasi yang berada di Balai Desa Puhsarang.
Mengetahui hal tersebut, anggota PPK lainnya langsung menghubungi Puskesmas Semen. Tak lama, korban dievakuasi menggunakan mobil ambulan ke puskesmas setempat.
"Oleh pihak puskesmas sempat diinfus. Setelah itu, korban dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kediri," kata Riyanti.
Sementara itu, Anggota Polsek Semen yang bertugas melaksanakan pengamanan rekapitualasi, segera menghubungi Unit Reskrim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memastikan kondisi ruangan sudah aman.
Kapolsek Semen AKP Karyoko mengatakan korban sempat mengalami kejang saat tersengat listrik. Tetapi, setelah salah seorang temannya Wijaya mencabut saklar mic, akhirnya bisa dievakuasi.
"Korban tengah memindahkan mic. Ternyata ada aliran listriknya. Dia sempat kejang-kejang. Kemudian ditolong oleh temannya. Lalu kita panggil mobil ambulan dan kita bawa ke puskesmas setelah itu kita rujuk ke RS Bhayangkara. Alhamdulillah kondisinya sudah normal, sehat," katanya.
Baca Juga: KPU Mulai Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional Besok
Berita Terkait
-
Jumlah Pemilih Dalam PSU di TPS di Kabupaten Ponorogo Ini Menurun
-
Legawa Tak Lolos Parlemen, PSI Bangga Bisa Patahkan Mitos Politik
-
KPU Bekasi Targetkan Pleno Rekapitulasi Tingkat Daerah Pada 6 Mei Mendatang
-
Polisi Minta Wali Kota Bekasi Siagakan Petugas Medis Saat Pleno PPK
-
Banyak Salinan C1 Hilang Jadi Kendala Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB