SuaraJatim.id - Ternyata rumah keluarga dari istri pertama Soeprayitno, Endang sempat disatroni dua orang misterius, sebelum wartawan mingguan ini ditemukan tewas bersimbah darah diduga akibat akibat sabetan senjata tajam.
Menurut pengakuan anak pertama Soeprayitno dari pernikahannya dengan Endang, bahwa rumahnya, yang beralamatkan Sidotopo Wetan 198B, sempat dimasuki dan digeledah oleh dua orang misterius.
"Kebetulan saya lagi keluar, terus ibu bilang kalau sebelum kabar meninggalnya bapak, ada dua orang yang masuk ke rumah," ujar Endang saat ditemui Sabtu (11/5/2019).
Endang juga mengaku tak mengetahui secara persis siapa pelakunya. Sebab, Endang tak berada di rumah ketika para pelaku melakukan penggeledahan.
"Ibu enggak tahu dan enggak kenal siapa orang yang masuk dan geledah-geledah rumah. Kok ya kebetulan saya keluar rumah," imbuhnya.
Sementara, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengklaim telah mendapat informasi cukup penting dari pengakuan istri pertama Soeprayitno.
"Yang berikutnya kita update lagi, kita juga sudah mendapatkan (rekaman) CCTV dari rusun, keluarga yang pertama. Ini petunjuk yang akan kita crosscheck tentunya, apakah pelakunya, apakah tidak. Timeline dari CCTV, kemudian timeline di TKP, sampai meninggalnya korban, sepertinya pas," ungkap Antonius.
Meski begitu, penyelidik akan kembali menanyakan hal ini kepada beberapa saksi, apakah benar yang cekcok dengan korban adalah orang yang menggeledah rumah istri pertamanya.
"Namun perlu kita tanyakan pada para saksi, apakah sosok yang ada di CCTV ini adalah pelaku," imbuhnya.
Baca Juga: Usai Kabur dari RS Jiwa, Dinarto Tewas Gantung Diri di Lonceng Gereja
Selain itu, jarak antara rumah kedua istri Soeprayitno tidak berjauhan. "Jarak antara rumah istri pertama dengan istri kedua tidak jauh juga," pungkas Antonius.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Mayat Wartawan Penuh Luka Bacok di Surabaya Ternyata Pernah di Penjara
-
Tewas Penuh Luka Bacokan, Soeprayitno Sempat Bermasalah Soal Duit Caleg
-
Jurnalis Tewas Dibacok di Surabaya: Pamit Bagi Takjil, Pulang Tinggal Nama
-
Saling Ejek di FB, Geng Motor Warlex Bunuh Anggotanya Membabi Buta
-
Romli, Pembunuh Ustaz Samsudin sempat Berteriak saat Berwudhu
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan