SuaraJatim.id - Satu tahun tragedi bom yang mengguncang Kota Surabaya pada 13 Mei 2018, diperingati dengan doa bersama lintas agama. Doa bersama lintas agama tersebut digelar di Gereja Santa Maria tak Bercela, Jalan Ngagel Madya, Bratajaya, Surabaya, Senin (13/5/2018) malam.
Pastor Gereja Santa Maria Tak Bercela Romo Eka Winarno menjelaskan doa bersama tersebut diharpakan bisa semakin menguatkan para jemaat, yang sempat trauma parcaledakan bom.
"Yang jelas mereka mulai bangkit dengan kekuatan doa. Untuk sembuh atau pulih tidak bisa diukur, tapi mereka memaafkan, karena pelaku juga salah tafsir dalam memahami agama," ujar Pastor Eka.
Tidak hanya doa dan puji-pujian dari jemaat gereja, penampilan hadrah yang menyuarakan perdamaian juga dikumandangkan pada kesempatan tersebut.
Eka mengaku, kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati satu tahun tragedi bom Surabaya tersebut, tidak hanya digelar di Kota Pahlawan. Tapi juga digelar di luar negeri, sepeeti di Selandia Baru dan Sri Lanka.
"Refleksi hari ini, kami berdoa untuk korban, tidak hanya di Surabaya tapi juga Selandia Baru dan Sri Lanka," kata Eka.
Eka berharap, kegiatan tersebut mampu menyadarkan masyarakat Indonesia untuk selalu memahami betapa pentingnya persaudaraan.
"Sehingga, persaudaraan antar umat beragama bisa lebih ditingkatkan. Harapannya, tidak lagi terjadi teror-teror yang menyerang kelompok agama mana pun," harapnya.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Dibom Teroris, Jemaat Gereja Santa Maria: Kami Tidak Takut!
Berita Terkait
Pilihan
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
Terkini
-
Perhutani dan Polres Lamongan Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Hutan
-
Jelang Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa, Kapolres Bojonegoro: Tak Ada Konvoi!
-
Brakkk! KA Wijaya Kusuma Tertemper Mobil di Perlintasan Jember, Satu Orang Luka Berat
-
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km
-
Tiba-tiba Nongol, Pengendara Motor Jatuh Nabrak Babi Hutan di Ponorogo