SuaraJatim.id - Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Luki Hermawan menjelaskan peran tersangka baru bernama Ahmad Muhtadir alias Tadir terkait kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan, Sampang, Madura yang terjadi pada Rabu (22/5/2019).
Total tersangka yang sudah ditangkap dalam kasus ini berjumlah enam orang. Dari hasil penyidikan sementara, Tadir ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga berperan memobilisasi massa untuk membakar Polsek Tambelangan.
"AM (Ahmad Muhtadir) alias Tadir dia sebagai penggerak massa," jelas Luki di Mapolda Jatim, Jumat (31/5/2019).
Menurutnya, awalnya ada 10 orang yang ditangkap anak buahnya. Namun, dari pendalaman keterangan saksi dan barang bukti, polisi hanya menetapkan enam orang sebagai tersangka.
"Yang pertama kita mengamankan enam orang. Lima tersangka, satu saksi," ujarnya.
Luki menyampaikan, orang-orang yang sempat ditangkap hingga kini masih berstatus sebagai saksi.
"Sopir itu inisialnya M, A, N. Mereka hanya sebagai saksi karena tidak terlibat dalam kerusuhan, mobil mereka hanya dipinjam. Sama yang terakhir AM (A Muhtadir) alias Tadir dia sebagai penggerak massa," jelas Luki.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan lima tersangka terkait kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan. Mereka adalah Habib Abdul Kodir Al Hadad (AKA) dan Habib Hasan (Hn), Hadi (Hi), Supandi (Sp), dan Ali (Al).
Dalam kasus ini, polisi juga masih melakukan pengembangan untuk menangkap 21 pelaku lain yang namanya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dari puluhan orang itu, terdapat nama-nama habaib dan ulama yang dianggap terlibat dalam kasus pembakaran polsek tersebut.
Baca Juga: 21 Pembakar Polsek Tambelangan Masuk DPO, Diantaranya Kiai dan Habib
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Pembakar Polsek Tambelangan Sembunyi di Ponpes, Kapolda Jatim Ogah Sweeping
-
Tak Akan Melakukan Sweeping ke Ponpes, Polisi Minta 21 DPO Serahkan Diri
-
Kerahkan 11 Pengacara, FPI Dampingi Hukum Habib Pembakar Polsek Tambelangan
-
Operasi Ketupat Semeru 2019, 9.761 personel dan 319 Pospam Disiapkan
-
Polsek Tambelangan Dibakar, Polisi Masih Buru 5 Habib
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Jatim Sumbang 51% Produksi Gula Nasional, Khofifah Genjot Produktivitas Lewat Program Bongkar Ratoon
-
Evaluasi Boleh, Bubar Jangan! Suara Relawan SPPG Blitar Raya Dukung Program MBG
-
Mengaku Wartawan dan LSM, Makelar Kasus Gadungan di Pasuruan Gondol Rp120 Juta demi Sabu
-
Aset Mangkrak Jadi Kafe Hits 24 Jam: Begini Cara Pemkab Blitar Sulap Lahan Mati Jadi Ladang PAD
-
GrabCar Plus dan GrabCar Premium di Surabaya Hadirkan Layanan Perjalanan Nyaman serta Eksklusif