"Memang hanya diikuti jamaah yang selama ini menjadi pengikutnya. Kalau masyarakat sekitar kebanyakan tetap salat Ied ikut ketetapan pemerintah," kata Aisyah, jemaah Al Muhdlor yang rumahnya tak jauh dari pondok Al Khoiriyah, Desa Wates.
Kendati berbeda keyakinan dalam hal penentuan 1 Syawal (lebaran), Aisyah dan beberapa warga sekitar mengatakan hubungan mereka tetap baik.
Tradisi lebaran juga dilakukan seperti biasa. Banyak warga yang beranjangsana ke Habib Hamid setelah lebaran versi ketetapan pemerintah/ketetapan NU yang menjadi panutan mayoritas muslim di Desa Wates.
"Semua berjalan normal dan tidak ada gesekan. Hubungan kami dengan pihak pondok (Al Muhdlor) baik, demikian juga mereka juga baik ke masyarakat. Habib (Hamid) juga menyempatkan anjangsana ke rumah kami, warga sekitar," kata Mur, tetangga dekat dan masih kerabat tua Habib Hamid.
Berita Terkait
-
Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Rayakan Idul Fitri Hari Ini
-
Sederet Pantun Keren Ucapan Lebaran yang Bisa Disebar di Medsos
-
Sajian Segar Strawberry Pudding Pannacotta Sambut Lebaran, Cobain Yuk
-
Di Maluku Sudah Takbiran dan Besok Lebaran, Khususnya di Empat Desa Ini
-
Manfaatkan Libur Lebaran, Marko Simic Pilih Mudik ke Kroasia
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh