"Memang hanya diikuti jamaah yang selama ini menjadi pengikutnya. Kalau masyarakat sekitar kebanyakan tetap salat Ied ikut ketetapan pemerintah," kata Aisyah, jemaah Al Muhdlor yang rumahnya tak jauh dari pondok Al Khoiriyah, Desa Wates.
Kendati berbeda keyakinan dalam hal penentuan 1 Syawal (lebaran), Aisyah dan beberapa warga sekitar mengatakan hubungan mereka tetap baik.
Tradisi lebaran juga dilakukan seperti biasa. Banyak warga yang beranjangsana ke Habib Hamid setelah lebaran versi ketetapan pemerintah/ketetapan NU yang menjadi panutan mayoritas muslim di Desa Wates.
"Semua berjalan normal dan tidak ada gesekan. Hubungan kami dengan pihak pondok (Al Muhdlor) baik, demikian juga mereka juga baik ke masyarakat. Habib (Hamid) juga menyempatkan anjangsana ke rumah kami, warga sekitar," kata Mur, tetangga dekat dan masih kerabat tua Habib Hamid.
Berita Terkait
-
Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Rayakan Idul Fitri Hari Ini
-
Sederet Pantun Keren Ucapan Lebaran yang Bisa Disebar di Medsos
-
Sajian Segar Strawberry Pudding Pannacotta Sambut Lebaran, Cobain Yuk
-
Di Maluku Sudah Takbiran dan Besok Lebaran, Khususnya di Empat Desa Ini
-
Manfaatkan Libur Lebaran, Marko Simic Pilih Mudik ke Kroasia
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Kini Berubah
-
Gus Kikin Ingin Gerak Cepat, Struktur Baru PBNU Ditargetkan Rampung Sebulan
-
Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja