SuaraJatim.id - Hingga H-2 Lebaran, suasana Terminal Bus Bunder di Kabupaten Gresik, Jawa Timur masih terlihat sepi. Tidak terpantau adanya lonjakan pemudik. Namun sebaliknya, hanya ada lonjakan kedatangan pemudik atau penumpang dari Bandara Internasional Juanda Surabaya yang transit di Terminal Bunder, Senin (3/6/2019).
Penumpang atau pemudik dari Bandara Juanda yang turun di Terminal Bunder menggunakan bus jurusan Juanda - Bunder tidak hanya dari Gresik, ada juga dari Lamongan, Bojonegoro, Tuban dan kota lain di Jawa Tengah seperti Pati, Cepu, Rembang dan kota lainnya kemudian naik bis umum untuk ke kota yang dituju.
Jika pada hari biasa, satu Bus Damri khusus Bandara Jurusan Juanda - Bunder hanya mengangkut lima hingga enam penumpang yang turun di Terminal Bunder, namun khusus hari raya Idul Fitri tahun ini ada kenaikan hingga sembilan hingga sepuluh penumpang yang datang di terminal Bunder dari bandara Juanda Surabaya menggunakan bus khusus bandara.
Petugas kontrol Bus DAMRI, Mulyani mengatakan peningkatan jumlah penumpang bus khusus Bandara Juanda pada lebaran tahun ini tidak seramai tahun sebelumnya. Meski begitu tetap ada kenaikan jumlah penumpang pada lebaran tahun ini dari Bandara Juanda ke terminal Bunder.
"Ya seperti ini, hari biasa angkut lima sampai enam penumpang dari Bandara Juanda ke sini. Tapi, saat jelang lebaran bisa angkut sembilan hingga sepuluh penumpang atau pemudik sekali jalan dari Juanda ke Bunder. Tapi tidak seramai pemudik tahun lalu," kata Mulyani.
Sementara itu, Petugas Dishub Provinsi Jatim, Agus S menjelaskan di terminal Bunder kabupaten Gresik ini ada penambahan jumlah armada dari enam bus menjadi sembilan armada bus Damri jurusan Juanda - Bunder yang disediakan dishub untuk mudik lebaran.
Bus khusus bandara di Bunder ini berangkat setiap 30 menit dan hanya beroperasi hingga jam 19.00 malam setiap hari, berbeda dengan bus khusus bandara jurusan Juanda-Purabaya yang melayani hingga jam 12 malam.
"Khusus lebaran ini, dishub menambah tiga bus Damri jurusan Juanda - Bunder. Sebelumnya hanya enam bis, jadi total ada sembilan bus yang kita siapkan untuk arus mudik lebaran ini. Setelah itu kembali normal enam bus beroperasi hingga jam 19.000 malam," katanya.
Agus melanjutkan jelang lebaran ini kedatangan penumpang di terminal Bunder yang dari bandara Juanda naik signifikan, jika dihitung rata-rata satu bus mengangkut sembilan hingga sepuluh penumpang. Atau sehari bisa mencapai lebih kurang 700 pemudik hingga H-2 ini dari Juanda ke Terminal Bunder yang diangkut bus khusus ini.
Baca Juga: Tradisi Ratusan Tahun, Bandeng Seberat 7,8 Kg Menangkan Kontes di Gresik
"Dalam sehari bisa mencapai 700-an penumpang yang turun di sini (Terminal Bunder) dari Bandara Juanda hingga H-2 lebaran ini. Angka ini naik dari hari biasa," kata komandan regu posko mudik dishub, Senin (3/6/2019).
Kontributor : Tofan Kumara
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Telah Dipulihkan
-
Gagal Menyalip Berujung Adu Banteng Lawan Trailer: Pemuda 18 Tahun Tewas di Jalur Ngawi-Solo
-
Terapkan Jumat WFH, Pemkab Lumajang Sukses Hemat Kas Daerah Setengah Miliar
-
Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri
-
Mahasiswi Unair Nekat Tilap Dana KIP-K Rp103 Juta: Jeratan Pinjol di Balik Jabatan Mentereng