SuaraJatim.id - Untuk meningkatkan animo masyarakat berpergian liburan pascalebaran, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya kembali menurunkan tarif KA, kali ini tarif yang diturunkan adalah KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng menuju Yogyakarta.
"Diharapkan dengan adanya potongan tarif spesial ini, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Surabaya dalam masa liburan pascalebaran untuk berekreasi ke kota-kota di Jawa Tengah seperti Jogja dan Solo," Ujar Suprapto, Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Rabu (12/6/2019).
Adapun daftar jadwal waktu KA Sancaka yang mengalami penurunan diantaranya:
1. KA Sancaka Pagi (KA 83), relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta, pada tanggal 11 s/d 16 Juni 2019.
2. KA Sancaka Sore (KA 85), relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta, pada tanggal 10 s/d 16 Juni 2019.
3. KA Sancaka Lebaran (KA Plb 7023), relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta, pada tanggal 10 s/d 14 Juni 2019.
Tarif KA Sancaka tersebut diturunkan sebagai berikut:
A. Kelas Eksekutif dari harga Rp 300.000 menjadi Rp 200.000
B. Kelas Ekonomi dari harga Rp 225.000 menjadi Rp 150.000
Sebelumnya, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya telah menurunkan tarif KA Ranggajati relasi Stasiun Surabaya Gubeng - Jember dan KA Wijayakusuma relasi dari Stasiun Surabaya Gubeng - Banyuwangi.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
5 Fakta Jam Kerja Panjang di Indonesia, Semua Gara-gara Upah Rendah?
-
5 Fakta Kepsek SD Situbondo Dibacok Pagi-pagi Pakai Celurit, Wajah dan Kepala Luka-luka
-
3 Fakta Suami Aniaya Istri di Tuban, Dipicu Dugaan Selingkuh
-
Wakil Kepala BGN Izinkan Warga Unggah Menu MBG ke Medsos, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Hadirkan Program "Ini Sekolahku" untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang