SuaraJatim.id - Petugas dari Polda Jatim mengungkap tempat kejadian perkara pencabulan yang dilakukan oknum guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya.
Kasubdit IV Renakta Polda Jatim AKBP Festo Ari Permana mengungkapkan pencabulan dilakukan tersangka AS, yang juga menjabat kepala sekolah di SMP tersebut, di musala sekolah saat para murid sedang berwudu.
Selain saat berwudu, beber Festo, pencabulan juga dilakukan pada saat muridnya berzikir.
"Selan pencabulan juga ada penganiayaan. Tersangka memukul punggung korban menggunakan pipa paralon. Dan melakukan perbuatannya saat para korban sedang berwudhu dan berfikir," kata Festo, Jumat (5/7/2019).
Yang membuat miris, perlakuan bejat tersangka dilakukan dihadapan murid-murid lainnya. "Menurut keterangan korban, perbuatan tersangka AS juga disaksikan oleh teman-temannya. Jadi korban enam anak ini satu sama lain sama-sama mengetahui apa yang dilakukan oleh tersangka," jelasnya.
Korban yang ia aniaya dan cabuli, tambah Festo, adalah anak yang rata-rata berusia 15 tahun dan berkelamin laki-laki semua. Perbuatan itu, ia lakukan antara Agustus 2018 hingga Maret 2019.
"Dari proses ancaman hingga tindakan pencabulan, korbannya laki-laki semua. Perbuatan yang dilakukan tersangka sudah berlangsung selama enam bulan," jelasnya, Jumat (5/7/2019).
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Oknum Kepala Sekolah di Surabaya Cabuli Enam Muridnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Jejak CCTV Tak Bisa Bohong: Pasutri Muda di Banyuwangi Ditangkap Usai Buang Bayi
-
Catut Tanah Orang Lain Senilai Rp1,25 Miliar, Oknum Anggota DPRD Pasuruan Dipolisikan
-
Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang
-
Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa
-
Bupati Pamekasan Buka Suara Soal Rusuh Indomaret: Sudah Diberi SP1, Malah Nekat Bangun Malam Hari